WordPress 3.0; Lebih Dari Sekedar Blog, The Real CMS is Here!

Apr 28, 2010

WordPress 3.0 HighlightsWordPress 3.0 dijadwalkan akan dirilis pada Mei 2010 nanti. Jujur, saya merasa sangat antusias dengan yang satu ini. Saya merasa terbang di awan saat membaca beberapa fitur yang dimiliki WordPress 3.0.

Ada banyak sekali fitur baru yang mungkin tidak terpikirkan oleh professional sekalipun, kecuali developer WP sendiri. Hehe.. diantara fitur baru adalah adanya tema default yang bagus, custom post type, dan menu manager yang mudah.

So, apa saja yang baru, dan mengapa saya sampai merasa terbang di awan? Inilah highlights dari WordPess 3.0; a sneak peek.

  1. Pilih sendiri USERNAME dan PASSWORD. Semua pengguna tahu bahwa Wordpress saat pertama kali diinstall akan memiliki satu username standar yaitu ‘admin’ dan password yang auto-generated. Tapi tidak di versi 3.0. Pengguna dapat memilih sendiri username dan password yang diinginkan pada saat pertama kali melakukan instalasi.WordPress 3.0 Highlights
  2. Tema default baru yang tidak biasa. Bahasa tidak biasa ini saya rasa aneh, tapi toh saya sendiri yang menulisnya. Hehe.. Jika tema standar di versi sebelumnya hanya tema jelek itu, maka sekarang tidak lagi. Saat pertama kali diinstall, WP akan disertai denga tema dengan nama Twenty Ten (sama seperti tahun sekarang). Dan, WP berencana mengganti tema standar setiap tahun. Haha.. Yang saya katakan tidak biasa di tema Twenty Ten ini adalah, tema ini memiliki typeface Georgia (tidak diragukan standar font yang bagus), memiliki dua kolom yang sidebar dan footernya dapat disisipi widget. Selain itu, pengguna bisa mengganti header dan background serta terdapat drop-down menu yang cantik. Hmm... can you imagine that?! Take a look at the picture!WordPress 3.0 Highlights Anyway, saya pernah bermimpi punya sebuah company dengan nama Twenty Ten. Hehe..
  3. Custom Background Fitur ini mungkin tidak terlalu menarik buat developer, tapi untuk pemula saya yakin akan menarik. Dengan menambahkan satu baris saja:
    add_custom_background();
    pada file functions.php, maka pengguna memiliki satu menu dengan nama ‘Background’. Dengan itu, user bisa mengatur background yang diinginkan. Oh, dear..
  4. Kemampuan multisite dan codebase WP-MU yang tergabung. Saya bingung menerjemahkan WP-MU codebase merge. Hehe.. Intinya adalah pengguna semakin mudah melakukan management multisite dan multiuser dalam satu domain. Dengan ini, pengguna dapat membuat subdomain.domain.com atau domain.com/subdirectory dan mengaturnya dengan mudah. Cukup masuk ke menu Tools>Network dan semuanya ada di sana. Nggak ribet sama sekali. Hehe..WordPress 3.0 Highlights
  5. Custom post types. Normalnya, user hanya dapat menulis post dan page. Dengan fitur ini maka pengguna dapat membuat sebuah tipe post, misalnya adalah ‘Music’. Gambarannya mungkin bisa dilihat di sini dan kira-kira seperti itu. Hehe..WordPress 3.0 Highlights
  6. Custom taxonomies. Sistem klasifikasi ini mirip dengan model dalam kategori. Bagi saya mungkin belum terlalu berguna. Tapi bagi website yang besar, rasanya ini akan bagus karena memudahkan pengaturan. Suatu contoh sebagai gambaran misalnya adalah ‘Rating’, nah di belakang Rating nanti bisa ditambahkan sub-taxonomi berupa ‘PG’, ‘R’, ‘U’, dan lain sebagainya. Contohnya di sini juga.
  7. Manajemen menu yang lebih baik. Ini sangat menarik, karena dengan fitur yang satu ini pengguna tidak perlu ribet atau pusing untuk membuat menu dan mengatur kategori, atau bahkan menambahkan link ke situs lainnya. Di blog saya saat ini, saya menggunakan plugin agar saya dapat menyisipkan link yang saya letakkan di menu. Tapi dengan ini, saya tidak memerlukan plugin itu lagi. Dengan ini, saya bisa mengatur menu, kategori dan external/internal link dengan user interface. Dan selain itu, menu-menu tersebut bisa dipasang seperti widget. Keren gak tuh?!WordPress 3.0 Highlights
  8. Template berbeda untuk author berbeda. Saya dan teman-teman beberapa waktu lalu ribut soal domain komunitas. Dan masalah yang menjadi poin adalah, apakah berbeda author bisa memiliki template berbeda dalam satu domain dengan WP? Dengan WP 3.0, jawabannya bisa. Masing-masing author bisa memiliki template sendiri sesuai dengan keinginan. Jadi, teman-teman DOSCOM, yuk kita satukan aja di domain tercinta doscom.org. Bagaimana?

Rasanya delapan fitur baru itu akan menambah kekuatan WordPress 3.0 ini. Dan saya benar-benar tidak sabar untuk deploy dan mulai mencicipi. Tapi, saya tidak mau gegabah karena sampai sekarang versi 3.0 ini masih beta dan jauh dari kata ‘stable’. So, kita tunggu versi rilisnya saja.

Yang pasti, saya masih menikmati saat ini dengan WP 2.8 (saya belum upgrade ke 2.9) dan menanti dengan sabar 3.0 untuk bisa saya cicipi. Salam kebebasan berekspresi dan mari terus belajar untuk Indonesia yang lebih baik. The Power of Share – sm/41027/wp.