How to, news

DFAK: Kotak P3K Untuk Darurat Digital

DFAK: Kotak P3K Untuk Darurat Digital

Belakangan ini orang-orang mulai menyadari akan pentingnya keamanan data di dunia yang semakin terhubung. Namun, bagaimana jika Anda menjadi korban hijacking account? Atau Anda kehilangan gadget tercinta dengan ribuan file penting dan harus secepatnya diamankan?

Jangan kuatir! Karena ada P3K alias first aid kit untuk kasus darurat digital seperti di atas. Adalah Digital Defenders bekerjasama dengan Electronic Frontier Foundation (EFF) dan juga Access yang membuat paket daring untuk pertolongan pertama pada kasus darurat digital.

Paket yang disebut dengan Digital First Aid Kit (DFAK) ini tidak hanya meliputi kasus account hijacking, tetapi juga bagaimana membangun dan memiliki jaringan komunikasi aman pada saat kejadian darurat terjadi seperti menghindari penggunaan telepon genggam maupun kabel untuk meminta pertolongan.

“Mobile and landline phone communication is not encrypted and can be listened to by governments, law enforcement agencies, or other parties with the necessary technical equipment. Sending unencrypted communication is like sending a postcard, anyone who has access to the postcard can read the message.”

Lalu, bagaimana caranya? Gunakanlah jaringan terenkripsi.

“Sending encrypted communication is like placing the postcard inside a safe and then sending the safe, which only you and those you trust know the combination to and are able to open and read the message. […] Choosing the most appropriate form of secure communication will depend on your unique situation, your threat model and the activities in which you are involved.”

Selain itu, gunakan pula alat dan jaringan yang aman dari intaian operator maupun pihak-pihak yang tidak dengan cara menggunakan email RiseUp alih-alih GMail, Tor browser alih-alih Chrome dan lain sebagainya.

DFAK juga menyediakan informasi dan cara penanggulangan malware yang jarang kita tangani dengan baik.

‘”Malware’ is malicious software that facilitates an unauthorized takeover of your device by another user, government or third party to perform surveillance functions such as recording keystrokes, stealing passwords, taking screenshots, recording audio, video and more. While most malware is designed for and utilized by criminals, state-sponsored actors have increasingly adopted malware as a tool for surveillance, espionage and sabotage. Malware is used to gain control of devices. It exploits access to the device to send out spam, seize banking, email or social media credentials, shut down websites and collect vital information from journalists, human rights defenders, NGOs, activists and bloggers.”

Hal terakhir yang dapat ditangani dengan DFAK adalah DDoS alias Distributed Denial-of-Service yang kerap melanda blogger, aktivis, maupun situs-situs informasi yang diperlukan oleh masyarakat baik dalam bentuk server down dan lain-lain.

“A threat faced by many independent journalists, news sites and bloggers is having their voices muted because their website is down or defaced. In many cases, this maybe an innocent and frustrating problem, but on occasion, it may be due to a ‘denial of service’ attack or a website takeover.”

Selain hal yang disebutkan di atas, DFAK juga menyediakan informasi tentang sikap yang harus dilakukan jika mengalami kehilangan gadget penting dan informasi tambahan mengenai keamanan. Website yang didesain untuk semua kalangan ini cukup ramah dan lengkap sehingga mereka yang tidak terlalu melek teknologi pun bisa mengikuti alurnya yang mudah.

Leave a comment