viewpoint

Supaya Terlihat Tak Terlalu Bodoh, Menurut Psikolog

Supaya Terlihat Tak Terlalu Bodoh, Menurut Psikolog

Kita semua sebenarnya bodoh. Saya, Anda, istri dan anak-anak Anda dan juga orang tua tersayang. Semua manusia itu bodoh, termasuk mereka yang punya IQ tinggi seperti ilmuwan terkenal. Apalagi laki-laki di hadapan perempuan.

Tapi, kita bisa menggunakan cara-cara sehingga tidak nampak terlalu bodoh. Baik di depan perempuan, ataupun di depan (si)apa saja. Tapi sebelum sampai ke sana, yang perlu ditegaskan terlebih dahulu adalah definisi dari bodoh atau kebodohan itu. Apa itu bodoh?

Bodoh atau stupid secara definisi adalah ketiadaan inteligensi, pemahaman, alasan dan/atau akal. Tapi, apakah arti bodoh menurut pemahaman orang? Bagaimana suatu kejadian disebut sebagai bodoh? Dan apakah kebodohan hanya ada satu jenis?

Seorang profesor di Universitas Eötvös Loránd, Budapest, bernama Aczel Balazs bersama dua orang peneliti psikologi Bence Palfi dan Zoltan Kekecs menemukan bahwa dari banyaknya responden dalam penelitian, terjadi kesepakatan akan makna dan definisi bodoh dengan angka lebih dari 90%. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan kesimpulan bahwa jenis bodoh itu ada tiga yaitu confident ignorance, ketidakmampuan kontrol, dan yang terakhir disebut absentmindedness.

Dari ketiga jenis kebodohan ini, confident ignorance adalah level paling tinggi. Dan sesuai dengan namanya, hal ini terjadi karena hadirnya rasa percaya diri yang berlebihan. Rasa pede baik dari segi ilmu pengetahuan maupun kekuatan yang berlebihan sehingga lupa bahwa kemampuan yang sesungguhnya tidak sebagus itu.

Contoh bentuk kebodohan di level ini adalah ketika seseorang sedang mabuk berat dan tetap pede bahwa dia akan bisa mengemudi dengan baik dan selamat sampai di rumah.

Adapun level ketidakmampuan akan kontrol adalah mereka yang mengerjakan sesuatu lantaran tidak mampu mengerjakan hal lainnya, alias semacam mencari pelarian. Balazs mencontohkan seseorang yang dengan santai membatalkan janji makan malam dengan kawannya lantaran ia asyik bermain game di rumahnya.

Dan adapun level paling rendah menurut penelitian ini adalah ketika seseorang melakukan sesuatu yang tidak masuk akal. Hal ini bisa terjadi karena dua alasan yaitu tidak sadar akan apa yang sedang dilakukannya, atau memang tidak memperhatikan. Bingung?

Ambil contoh seseorang yang mengisi angin ban mobilnya berlebih dan kemudian meletus di tengah jalan. Kebodohan pada level paling rendah ini terjadi bisa dikarenakan oleh dua hal, karena dia tidak memperhatikan tekanan saat pengisian atau karena dia tidak tahu bahwa tekanan ban saat pengisian harus diperhatikan.

51

Nah, kita semua tentu tidak mau nampak terlalu bodoh meski kata George Carlin perempuan itu menggilai laki-laki karena kebodohannya. Adapun kunci agar apa yang kita lakukan terlihat tidak terlalu bodoh adalah rendah hati. Kalau kata Balazs,

“If you don’t want to do something stupid, you probably don’t want to have higher expectations of your abilities than you should.” 

Leave a comment