Preview: Samsung Series 5 Ultra dan Series 7 Ultratouch

Mar 14, 2013

Dan Samsung pun kembali mengeluarkan generasi terbaru dalam jajaran ultrabook-nya. Kali ini yang diusung adalah Series 5 dan Series 7 Ultratouch dengan bekal processor Intel i5. Apa yang menarik?

Jika tahun 2012 lalu Series 5 Ultra Anda tidak bisa mencoleknya, generasi kali ini sudah bisa dicolek. Hal ini mungkin seiring dengan gabungan Windows 8 64 bit yang ada di dalamnya sebagai bentuk kerjasama Samsung dan Microsoft.

Berbeda dari edisi sebelumnya, Series 5 Ultratouch ini meninggalkan kesan plastik dari generasi sebelumnya. Dengan logam aluminium penampilannya jauh lebih menarik dan tentu saja enak dipegang. Keyboard yang ditanamkan pun cukup ergonomik terlebih pemisahan panah dari tombol-tombol lain selain rongga antar tombol yang cukup baik. Minimalis dan tetap oke.

Berusaha untuk menjangkau semua kalangan namun cepat dan enak untuk mereka yang suka bepergian. Kira-kira begitulah kesan yang ditimbulkan dari Series 5 Ultratouch ini.

Dari sisi hardware Series 5 Ultratouch memiliki processor i5-1.7GHz yang membuat proses komputasi lebih cepat. Apalagi dengan disk yang hybrid, yaitu 500GB HDD dan 24GB SSD. Sedangkan untuk RAM Samsung masih mengusung standar 4GB DDR3 sebagai default yang dapat ditambah hingga 12GB.

series5_touch

Dengan layar berukuran 13”, lebih kecil dari generasi sebelumnya, ultrabook yang satu ini nampak ramping dan mini. Dengan kartu grafis Intel HD Graphics 4000, tentu saja ini cukup memadai untuk kebutuhan ultrabook sebagaimana layaknya, baik nonton film maupun bekerja.

Komponen lain yang menunjukkan jangkauan ke semua kalangan ini adalah hadirnya optical drive. Bagi Anda yang suka mengeluh ultrabook nggak punya drive optik, ini dia solusinya. Dan bagi Anda yang tak suka sentuh-sentuh, ada trackpad yang mampu mengakomodir 10-point sentuhan.

Memang tidak banyak yang ditawarkan dari Series 5 Ultratouch ini. Namun hadirnya optical drive, ketahanan baterai yang berkisar 5-6 jam serta desain yang manis tentu saja bisa menjadi nilai lebih.

Adapun pada Series 7 Ultra, sepertinya Samsung ingin menunjukkan sisi penampilan yang berbeda. Menurut kabar dan gambar yang beredar, hal ini dapat dilihat dari desain sleek dan decent pada body yang dibalut aluminium. Selain itu desain keyboard yang nampak menyatu juga membuatnya elegan ditambah backlit sehingga mengetik dalam gelap bukan lagi menjadi masalah.

series-7-ultra

Selain penampilan, Series 7 Ultra juga cukup menonjol dari sisi hardware. Ultrabook yang satu ini terdiri dari dua jenis, yaitu satu dengan processor i5-3337U dan satu lagi dengan Intel Ivy Bridge Core i7-3517U yang memiliki memiliki kapasitas 128GB SSD dan dapat dinaikkan hingga 256GB. Sementara dari sisi kartu grafis Anda dapat temukan AMD HD8570M dengan memory sebesar 1GB dan untuk RAM adalah standar yaitu 4GG. Tentu saja dapat ditambah menjadi 8GB.

Hal lain yang seharusnya menjadi daya tarik dari Series 7 Ultra adalah layar. Jika standar resolusi layar notebook/ultrabook biasanya adalah 1366x768 pixels, tidak dengan Series 7 Ultra. Dibenamkan dalam layar berukuran 13.3” layar dengan resolusi Full HD 1920x1080 dalam Series 7 Ultra ini nampak di atas rata-rata, bahkan di atas Series 9. Menggoda? Definitely. Ditambah lagi teknologi anti reflective. Kalau sudah begini sih film 720p jadi kecil, 1080p baru akan pas. Hehe..

Samsung Series 7 Ultra - Ports

Out of the box, Series 7 Ultra ini memiliki sistem operasi Windows 8 64 bit dan tentu saja mendukung touchscreen. Sehingga Anda dapat dengan mudah memainkan Windows 8 dengan sentuhan. Bagi yang tidak terlalu suka geser dan sentuh, Anda dapat memanfaatkan trackpad lebar yang responsive dan mampu mendukung 10-point sentuhan ini. Problem solved.

Dengan spesifikasi wah seperti di atas, ini termasuk kategori ultrabook kelas berat yang enak dibawa ke mana saja apalagi dengan bobot 1.46 kg dengan ketebalan 17mm dan baterai yang –diklaim– mampu bertahan hingga 8 jam. An ultrabook it is.

Jadi, mau pilih mana? Kalau saya dikasih sih mau saja yang Series 7 Ultra ini. Ya.. Siapa tahu, kan? :D