[Review] Unboxing: vivo Xshot

Dec 31, 2014

Jika ada negara yang belakangan gencar ekspansi ke mana saja di seluruh belahan dunia, maka satu-satunya adalah China atau Tiongkok. Negara yang tak hanya memiliki sumberdaya murah tetapi juga dapat diandalkan ini selalu saja menghadirkan inovasi yang tak kalah dari Amerika atau Eropa.

Salah satu negara incaran ekspansi Tiongkok tentu saja adalah Indonesia di mana salah satu produsen telepon pintar yang masuk adalah vivo.

vivo Indonesia, yang merupakan sebuah divisi dari Vivo Electronics, menghadirkan seri smartphone X dan Y dengan spesifikasi dan kekhususan tersendiri. Dan kali ini, saya akan unboxing produk vivo yang diposisikan untuk HiFi dan video-capture, yaitu vivo Xshot.

Belakangan sebagian besar produsen smartphone memang mengusung simplicity dalam setiap desainnya. Hal yang sama dianut oleh vivo dan dapat dilihat pada semua tipe yang dirilisnya, tak terkecuali Xshot.

Rupanya, vivo menjadi produsen yang tetap mempertahankan soft button pada setiap produknya. Tombol standar berupa menu, home, dan back ini terletak di bagian bawah device sebagaimana umumnya dengan letak back berada di sebelah kiri.

vivo Xshot

Sementara itu tombol volume dan power berada di satu sisi yaitu kanan dengan tambahan satu tombol lain, yaitu kamera. Uniknya, tombol kamera ini bukan sekedar tombol biasa, melainkan tombol kamera untuk shutter-shots. Dalam kondisi layar mati pengguna dapat dengan mudah menekan tombol ini untuk mendapatkan 5 gambar sekaligus. Meski dalam prakteknya terdapat delay antara double-click dan pengambilan gambar.

vivo Xshot

Sementara itu di bagian belakang terdapat lensa kamera yang cukup menonjol dari badan ponsel. Sebagai orang yang selalu mengkhawatirkan rusaknya lensa kamera, saya kurang menyukai ide peletakan lensa ini. Selain itu terdapat dual LED flash yang terletak di samping kiri lensa di mana satu adalah LED untuk warna warm dan cool di satu lainnya.

vivo Xshot

Dengan box berwarna putih yang memiliki kesan premium dan simple, isi yang ada di dalamnya adalah sebagai berikut:

  • handset
  • kepala charger
  • kabel mini-USB
  • screen-guard
  • back cover (transparent)
  • earphone

Melihat peraturan pemerintah yang mengharuskan setiap produsen memberikan panduan/manual dalam bahasa Indonesia, seharusnya dalam paket penjualan resmi buku panduan dapat ditemukan di dalamnya. Silakan dicek nanti.

vivo Xshot

vivo Xshot

Di antara fitur dan keunggulan vivo Xshot adalah HiFi dan, sebagaimana namanya, kamera.

HiFi atau high-fidelity yang merupakan teknologi untuk menghadirkan suara dengan kualitas tinggi dapat ditemukan pada tiga seri produk lainnya yaitu Xplay dan seri X.

Berikut adalah hasil gambar yang diambil dengan vivo Xshot tanpa edit kecuali resize:

Outdoor: vivo Xshot

Indoor: vivo Xshot

Indoor - malam hari: vivo Xshot

Aerial view - malam hari: vivo Xshot

 

UPDATE: 10 January 2015 - Review

Seperti biasa, untuk mengukur kemampuan processor dan GPU saya selalu menggunakan game favorit saya sebagai berikut: (1) Deer Hunter 2014; (2) Real Racing 3; (3) Asphalt 8: Airborne; (4) Dead Trigger 2.

Screenshot_2014-12-29-21-12-42

Screenshot_2014-12-29-21-13-40

Screenshot_2014-12-29-21-18-11

Screenshot_2014-12-29-21-45-13

Dari empat game tersebut di atas, saya katakan hasilnya memuaskan. Semua game berhasil saya mainkan tanpa kendala apapun bahkan selama berjam-jam. Bahkan, saya bisa bolak-balik di antara dua game tanpa terputus thanks to RAM yang memang mencukupi.

Dengan hasil akhir 23,234 poin, GPU Benchmark 3D memberikan kesimpulan bahwa dalam angka rata-rata vivo Xshot bisa mencapai 90.25fps, sebuah angka yang tinggi, dengan angka tertinggi 175.94fps. Saya harus sampaikan bahwa dalam uji coba hanya ada sepersekian detik angkanya mencapai di titik terendah yaitu 32.14fps.

Screenshot_2015-01-06-21-51-06

Screenshot_2015-01-06-22-30-41

Screenshot_2015-01-06-22-53-52

Sementara itu, Base Mark X memberikan skor 22091 dengan pengaturan medium (default) dan 17285 dari 3D Mark dengan Ice Storm Unlimited.

Perlu diketahui bahwa performance Xshot saya kira akan menjadi lebih baik dengan upgrade Funtouch OS ke Android Lollipop. Saat ini Funtouch OS yang ada dalam Xshot adalah berbasis Android 4.3. Cukup ketinggalan.

Baterai tak pernah menjadi masalah dalam aktivitas sehari-hari. Dengan aktivitas sosial, browsing, bermain game tersebut di atas dan rata-rata screen on selama 3-4 jam, saya hanya perlu melakukan charging satu kali saja dalam 24 jam. Sayangnya, saya lupa mengambil gambar soal baterai ini. :D

Kamera adalah fitur yang menyenangkan dari vivo Xshot ini. Dengan 13MP dan aperture f1.8, semua hasil kamera ini membuat saya takjub. Sejujurnya, saya belum pernah menemukan smartphone dengan kemampuan kamera sebagus ini.

Jika saya harus merekomendasikan smartphone, vivo Xshot adalah salah satunya.

Spesifikasi lengkap vivo Xshot adalah sebagai berikut:

BASIC FEATURE Operating system: Funtouch OS (based on Android 4.3) Internal Memory: 2GB RAM, 16GB ROM Processor: SnapdragonTM 801 Extended Storage: TF card up to 128G Color: White / Black

DISPLAY Screen Size: 5.2” Full HD IPS Resolution: 19201080 pixels Display Material: IPS Display Dimensions; 146.4573.3*7.99mm Weight: 148g Battery: 2600mAh

VIDEO Playback formats: MP4, 3GP, AVI, WMV, MKV Quality: 1080P Recording format: 3GP Record maximum resolution: 1080P

NETWORK 4G FDD-LTE: B1/B3/B7 2G EDGE/GPRS: 2G GSM850/900/1800/1900MHz 3G WCDMA: B1/B5/B8 EDGE: GPRS/2.75G EDGE

CAMERA Camera Pixel: 13MP (rear) / 8MP Wide Angle (Front-facing) AF: support Aperture: F1.8 Flash Support: Support Shooting modes: Beauty camera / single shot / HDR / Burst / Smile Mode / Panorama mode / best photos

MUSIC & SOUND Music Player: MP3, AAC, AAC +, AMR, MIDI, OGG, FLAC, WMA, WAV, APE MP3 ringtone: Support Recording: Support Ringtones: 64 polyphonic Hi-Fi: Support

SENSORS Gravity sensor: Support Photosensitive sensor: Support Proximity sensor: Support Gyro: Virtual Gyro Handsfree: Support Cloud Services: Support

CONNECTIVITY WiFi support: Wi-Fi/WAPI Bluetooth: support USB: USB 2.0 GPS positioning: support