Call me a criminal??

Jan 14, 2009

“Call me a criminal!” Haruskah ini kukatakan pada semua orang? Haruskah kukatakan bahwa aku seorang criminal? Hmmm… let’s find out.

Ini adalah dunia manusia, dimana berjuta orang hidup dengan dirinya dan juga orang lain. Ini adalah dunia yang dengan penuh kelebihan yang pada akhirnya membawanya menjadi kekurangan. Dan dengan kekurangan, seseorang bisa menjadi memiliki kelebihan yang tak bisa anda bayangkan.

Ahh… sudahlah. Pernahkah anda terpikir untuk mendapatkan makan siang gratis? Oh ya, tentu saja. Anda juga pastinya seperti saya. Manusia. Titik.

Sebagai manusia yang dengan segala kekurangan, saya memanfaatkan kekurangan saya untuk mencapai kelebihan yang bahkan, mungkin tidak didapatkan oleh orang yang memiliki segala kelebihan. Saya, adalah seorang pecinta dan, mungkin anda bisa menyebut saya seorang maniak, komputer.

Atau lebih lengkapnya, saya maniak komputer dan internet. Mungkin, anda bisa katakan saya tidak bisa hidup tanpa internet. Hmmm… interesting?! Huh…?!

Namun, tahukah anda bahwa saya tidak memiliki komputer? Oh ya, saya tidak punya itu. Tahukah anda, darimana saya menulis dan mempelajari banyak hal secara gratis? Ya, saya (dalam bahasa kasar) seorang perompak. Saya merampok komputer milik kawan2, sahabat2, teman2 dan orang yang saya kenal.

Oh… jangan berpikir bahwa saya memanfaatkan mereka. Saya tidak “merampok” tanpa memberikan sesuatu kepada mereka. Saya akan menggunakan komputer mereka, dan mereka akan mendapatkan apa yang mereka butuhkan sekitar ilmu pengetahuan mengenai dunia komputer. So, is that enough?

I don’t know… yet. Haha… Bahkan, saya sendiri tidak yakin tentang banyaknya jumlah yang menjadi korban dari “perampokan” ini. Mungkin baru sebatas puluhan saja. Haha… maafkan aku kawan. Jangan takut menjadi korban saya berikutnya, saya akan memberikan yang kau minta. Selama aku bisa, tentunya. So… are you gonna call me a criminal?

Thank’s to all my friends… so… much.