10 Alasan Menggunakan KDE 4.5 Sebagai Desktop Environment

Sep 30, 2010

Para pengguna Linux, saat ini umumnya menggunakan desktop GNOME. Alasan yang paling mudah mereka menggunakan GNOME adalah karena tampilannya yang cantik. Memang, jika dibandingkan dengan KDE, GNOME cenderung nampak lebih menarik sehingga wajar jika pengguna (terutama pengguna awam) lebih memilih desktop GNOME daripada KDE.

Masih segar dalam ingatan saya saat pertama kali mengenal Linux pada tahun 2005. Saat itu saya kuliah dan duduk di semester satu. Desktop standar dari Linux yang saya temui saat itu adalah KDE. Dan ketika saya tunjukkan kepada seorang kawan, kawan saya bilang: ‘Apaan ini? Linux? Jelek banget!’ I agree. Tapi waktu berubah, jaman berganti dan KDE pun berubah. KDE sekarang tak lagi seburuk KDE jaman dahulu kala. Mulai saat ini, KDE 4.5, pengembang terus membuat inovasi agar KDE bisa menjadi desktop environment yang user-friendly sekaligus well-designed.

Kali ini, saya akan menunjukkan sepuluh alasan mengapa desktop pengguna sebaiknya beralih dari GNOME ke KDE.

  1. Kecepatan. Jika KDE versi 3.5 kecepatan KDE sebagai desktop environment sangat buruk, maka sejak versi 4.5 ini kecepatan KDE jauh melebih GNOME. Jika dibandingkan, maka yang bisa mengalahkan kecepatan KDE 4.5 saat ini adalah Xfce atau Fluxbox.
  2. Stabilitas. Dalam proses perpindahan dari KDE 4.4 ke KDE 4.5 terdapat 16.022 bug yang dibenahi. Ukuran > 16.000 adalah angka yang fantastis sehingga stabilitas KDE 4.5 kali ini tidak diragukan lagi.
  3. Activities. Yang satu ini adalah fitur dari 1.723 fitur baru yang ada di KDE 4.5. Mungkin memang tidak banyak yang menggunakan fitur ini. Tetapi bagi mereka yang menggunakan, fitur ini sungguh membantu. Dengan Activities, pengguna dapat mengerjakan banyak aktivitas dalam satu workspace. Dengan fitur ini juga, pengguna juga dapat memilah dan memilih file apa yang akan dikerjakan oleh aplikasi apa. Ini adalah konsep desktop multidimensi yang sudah menjadi nyata. Hingga saat ini, KDE adalah satu-satunya desktop environment yang memilikinya.
  4. Desktop-effects. Siapa yang nggak suka mainan efek. Teman saya akan dengan bangga menunjukkan Compiz yang ada di GNOME saat memberikan demo Linux dalam pelatihan-pelatihan kepada pemula. Dan memang, semua pengguna awam akan terpesona dengan kehebatan Compiz. Sekarang, KDE 4.5 juga memiliki desktop-effects yang bisa disandingkan dengan GNOME.
  5. Window tiling. Meskipun fitur yang satu ini sudah lama ada baik dalam Windows 7 maupun di Linux, namun tidak ada inovasi yang menjadikan proses tiling menarik. KDE 4.5 menjadikan fitur ini lebih baik dan efektif sehingga pengaturan tiling windows akan jauh lebih mudah.
  6. Notifikasi. Notifikasi dalam KDE memang telah lama ada. Tapi dalam KDE 4.5 ini notifikasi jauh lebih baik dan lebih nyaman dilihat. Tampilan notifikasi nampak lebih sederhana, bersih dan cantik. Selain itu, icon dalam notifikasi memiliki warna yang hampir sama dengan monokrom sehingga lebih nyaman dipandang.
  7. Netbook. KDE 4.5 untuk netbook nampak lebih sederhana, cantik dan memiliki kecepatan yang bagus. Sekilas mungkin memang tidak nampak perbedaan yang berarti, namun kecepatannya akan terasa.
  8. Plasmoids. Fitur ini adalah merupakan sebutan untuk applet-applet yang ada. Applet tersebut kali ini bisa digunakan untuk monitoring web maupun social media. Bedanya, tentu saja lebih stabil dan berfungsi jauh lebih baik dari versi 4.4.
  9. Hari Libur Lokal. Fitur yang satu ini mungkin tidak besar, tapi menarik. Dengan pengaturan negara sesuai dengan lokasi pengguna, tanggal pada KDE 4.5 akan menampilkan hari libur nasional negara tersebut. Asik kan?
  10. Keseluruhan. KDE 4.5 adalah desktop environment yang pantas digunakan oleh pengguna awam maupun advanced. Dari urusan bisnis hingga urusan pribadi. Pantas digunakan oleh siapa saja.

Oya, KDE desktop sekarang disebut Plasma. Jadi, biasanya KDE untuk desktop akan disebut Plasma Desktop, dan KDE untuk netbook akan disebut Plasma Netbook.

Berikut adalah beberapa screenshot dari KDE 4.5:

[caption id=”” align=”aligncenter” width=”540” caption=”Plasma Calendar ~ KDE 4.5”]Plasma Calendar ~ KDE 4.5[/caption]

[caption id=”” align=”aligncenter” width=”540” caption=”Desktop grid ~ KDE 4.5”]Desktop grid ~ KDE 4.5[/caption]

[caption id=”” align=”aligncenter” width=”540” caption=”Setting desktop ~ KDE 4.5”]Setting desktop ~ KDE 4.5[/caption]

[caption id=”” align=”aligncenter” width=”540” caption=”Notifikasi proses copying ~ KDE 4.5”]Notifikasi proses copying ~ KDE 4.5[/caption]

[caption id=”” align=”aligncenter” width=”469” caption=”Jobs yang berjalan ~ KDE 4.5”]Jobs yang berjalan ~ KDE 4.5[/caption]

[caption id=”” align=”aligncenter” width=”540” caption=”Tampilan Plasma Netbook ~ KDE 4.5”]Tampilan Plasma Netbook ~ KDE 4.5[/caption]

[caption id=”” align=”aligncenter” width=”510” caption=”Notifikasi ~ KDE 4.5”]Notifikasi ~ KDE 4.5[/caption]

Keterangan lebih lengkap dan cara download, silakan ke sini.

Sumber: ZDNetAsia.com, Wikipedia.org, KDE.org