blog, life, news, Reviews, Tips, Untuk Kita, viewpoint

Good News from Indonesia (GNFI); Rasa Baru Indonesia dan Ke-Indonesia-an

Saiful Muhajir, Good News from IndonesiaSemenjak kepindahan saya Jakarta +/- 2 bulan, saya sangat jarang sekali melihat televisi. Salah satu alasan memang tidak punya televisi di kos-an dan yang lainnya adalah bosannya saya dengan wajah pertelevisian Indonesia. Dari sekian banyak stasiun televisi, saya hanya menyukai satu channel televisi saja. Akhir-akhir ini saya juga merasakan sesuatu yang kurang dari channel televisi tersebut. Well, tapi saya masih bisa menalar dengan baik. Bisa jadi, karena keterbatasan mereka meliput sesuatu maka penonton seperti saya pun akhirnya merasa ada yang kurang. Itulah gunanya kita mencari sumber lain agar semuanya bisa seimbang.

Nah, karena tidak pernah melihat televisi inilah yang saya syukuri. Saya bersyukur tidak lagi melihat sinetron dan berita basi yang membuat telinga ini terpanggang. Atau berita tentang tragisnya kematian-kematian dan kejahatan yang memang tak ada habisnya. Dari masalah, muncullah solusi. Sebuah rumus alam sederhana yang tidak perlu diragukan faktanya. Dan dari masalah bosannya saya dengan berita tentang hal-hal yang seharusnya saya tidak perlu tahu, saya mendapat solusi. Solusi itu adalah Good News from Indonesia atau lebih dikenal dengan GNFI.

Apa sih GNFI? Mengapa menjadi solusi dari permasalahan kebosanan saya dengan televisi?

GNFI adalah sebuh situs yang sangat berbeda dari situs kebanyakan. Bahasa kasarnya adalah ‘aneh’. Tidak salah juga bila dibilang begitu karena situs yang ini memang punya banyak sekali perbedaan dengan sumber berita lainnya. Bahkan dari sisi sumber daya manusia-nya. :D

Saiful Muhaji, Good News from Indonesia

GNFI menyajikan berita-berita yang membuat bulu-bulu ini merinding. Bukan karena takut, melainkan karena bangga dengan Negara Indonesia. Berita yang disajikan membuat mata ini meneteskan air mata. Bukan karena sedih atau lebay, melainkan karena terharu dan bahagia. Berita yang disajikan juga membuat wawasan ini menjadi lebih terasah dan semakin terbuka dengan wawasan baru. Berita yang disajikan juga memiliki nilai jual dan layak ditempatkan di atas berita-berita seputar Gedung Miring.

Saya tidak melebih-lebihkan. Saya tidak juga overestimated. Saya mengatakan yang sejujurnya. Saya mengalaminya dan saya menikmatinya.

Hal lain yang bisa dirasakan saat membaca berita-berita di GNFI adalah bahwa sebuah kebanggaan yang sangat besar menjadi bagian dari Indonesia. Sebuah keberuntungan menjadi Indonesia dan sebuah kenyataan yang membahagiakan dengan Indonesia yang luar biasa.

Jika saya boleh menyarankan, maka kunjungilah GNFI dan bacalah isinya dengan hati tenteram dan pikiran tenang. Menangislah dan berbahagialah. Biarkan bulu kuduk berdiri dan nikmatilah menjadi bagian dari Indonesia. The Power of Share – sm/5106/me.

Miscellaneous, news, Reviews, Technology, viewpoint

Google Mengakuisisi BumpTop; Sebuah 3D Desktop

Saiful Muhajir, Google Mengakuisisi BumpTop, 3D DesktopRaksasa mesin pencari, Google, hari ini mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi BumpTop. Melalui Twitter, GoogleOS menyebut Google Buys BumpTop, 3D Desktop. Ini merupakan konfirmasi resmi dari pihak Google setelah sebelumnya pada 30 April 2010 lalu, tim pengembang BumTop mengumumkan hal tersebut.

BumpTop adalah sebuah desktop environment yang berbasis 3D. Dengan aplikasi ini komputer pengguna akan nampak seperti desk pada sesungguhnya. BumpTop pertama kali dibuat oleh Anand Agarawala untuk tesisnya dan dia sempat mempresentasikan karyanya dalam konferensi TED.

Saiful Muhajir, Google Mengakuisisi BumpTop

Versi 1.0 dirilis pada 8 April 2009 dan terus dikembangkan serta dapat didownload secara gratis. Terdapat juga versi Pro yang mengharuskan pengguna membayar untuk melakukan update.

Secara visual BumpTop akan menampilkan dokumen-dokumen sebagai boks tiga dimensi yang nampak berada di sebuah meja virtual. Pengguna dapat menempatkan dokumen-dokumen tersebut sesuai keinginan dengan mouse atau stylus. Lihat videonya di sini.

Editor CNET, Seth Rosenblatt sempat memberikan 5 bintang pada BumpTop dan mengatakan it could push how we use our computers into a whole new dimension. Pada Oktober 2009 lalu, BumpTop 1.2 versi Pro bahkan bisa multi-touch untuk Windows 7 sama halnya pada Mac OSX. Sampai 18 Januari 2010 kemarin, BumpTop dapat berjalan pada Windows XP/Vista/7, Mac OSX dan Linux.

Saiful Muhajir, Google Mengakuisisi BumpTop

Sebelum diakuisisi, BumpTop dapat didownload secara gratis. Namun setelah proses akuisisi tersebut, BumpTop hanya memberikan batas hingga minggu ini bagi pengguna yang ingin mencobanya. Minggu depan tidak akan ada lagi download gratis tersebut. Mereka sepertinya juga tidak menyebutkan kapan dapat diakses secara bebas lagi. Google sendiri tidak memberikan keterangan akan diapakan project ini, namun dari pengumuman akuisisi tersebut sepertinya Google akan mengawinkan BumpTop dengan Android. Kita tunggu saja.

Oya, jika anda tertarik untuk mencoba silakan download mumpung masih bisa. The Power of Share – sm/5103/ne.

Belajar, blog, news, Reviews, Technology, Untuk Kita, viewpoint

WordPress 3.0; Lebih Dari Sekedar Blog, The Real CMS is Here!

WordPress 3.0 HighlightsWordPress 3.0 dijadwalkan akan dirilis pada Mei 2010 nanti. Jujur, saya merasa sangat antusias dengan yang satu ini. Saya merasa terbang di awan saat membaca beberapa fitur yang dimiliki WordPress 3.0.

Ada banyak sekali fitur baru yang mungkin tidak terpikirkan oleh professional sekalipun, kecuali developer WP sendiri. Hehe.. diantara fitur baru adalah adanya tema default yang bagus, custom post type, dan menu manager yang mudah.

So, apa saja yang baru, dan mengapa saya sampai merasa terbang di awan? Inilah highlights dari WordPess 3.0; a sneak peek.

  1. Pilih sendiri USERNAME dan PASSWORD.
    Semua pengguna tahu bahwa WordPress saat pertama kali diinstall akan memiliki satu username standar yaitu ‘admin’ dan password yang auto-generated. Tapi tidak di versi 3.0. Pengguna dapat memilih sendiri username dan password yang diinginkan pada saat pertama kali melakukan instalasi.WordPress 3.0 Highlights
  2. Tema default baru yang tidak biasa.
    Bahasa tidak biasa ini saya rasa aneh, tapi toh saya sendiri yang menulisnya. Hehe.. Jika tema standar di versi sebelumnya hanya tema jelek itu, maka sekarang tidak lagi. Saat pertama kali diinstall, WP akan disertai denga tema dengan nama Twenty Ten (sama seperti tahun sekarang). Dan, WP berencana mengganti tema standar setiap tahun. Haha..
    Yang saya katakan tidak biasa di tema Twenty Ten ini adalah, tema ini memiliki typeface Georgia (tidak diragukan standar font yang bagus), memiliki dua kolom yang sidebar dan footernya dapat disisipi widget. Selain itu, pengguna bisa mengganti header dan background serta terdapat drop-down menu yang cantik. Hmm… can you imagine that?! Take a look at the picture!WordPress 3.0 Highlights
    Anyway, saya pernah bermimpi punya sebuah company dengan nama Twenty Ten. Hehe..
  3. Custom Background
    Fitur ini mungkin tidak terlalu menarik buat developer, tapi untuk pemula saya yakin akan menarik. Dengan menambahkan satu baris saja:

    add_custom_background();

    pada file functions.php, maka pengguna memiliki satu menu dengan nama ‘Background’. Dengan itu, user bisa mengatur background yang diinginkan. Oh, dear..

  4. Kemampuan multisite dan codebase WP-MU yang tergabung.
    Saya bingung menerjemahkan WP-MU codebase merge. Hehe.. Intinya adalah pengguna semakin mudah melakukan management multisite dan multiuser dalam satu domain. Dengan ini, pengguna dapat membuat subdomain.domain.com atau domain.com/subdirectory dan mengaturnya dengan mudah. Cukup masuk ke menu Tools>Network dan semuanya ada di sana. Nggak ribet sama sekali. Hehe..WordPress 3.0 Highlights
  5. Custom post types.
    Normalnya, user hanya dapat menulis post dan page. Dengan fitur ini maka pengguna dapat membuat sebuah tipe post, misalnya adalah ‘Music’. Gambarannya mungkin bisa dilihat di sini dan kira-kira seperti itu. Hehe..WordPress 3.0 Highlights
  6. Custom taxonomies.
    Sistem klasifikasi ini mirip dengan model dalam kategori. Bagi saya mungkin belum terlalu berguna. Tapi bagi website yang besar, rasanya ini akan bagus karena memudahkan pengaturan. Suatu contoh sebagai gambaran misalnya adalah ‘Rating’, nah di belakang Rating nanti bisa ditambahkan sub-taxonomi berupa ‘PG’, ‘R’, ‘U’, dan lain sebagainya. Contohnya di sini juga.
  7. Manajemen menu yang lebih baik.
    Ini sangat menarik, karena dengan fitur yang satu ini pengguna tidak perlu ribet atau pusing untuk membuat menu dan mengatur kategori, atau bahkan menambahkan link ke situs lainnya. Di blog saya saat ini, saya menggunakan plugin agar saya dapat menyisipkan link yang saya letakkan di menu. Tapi dengan ini, saya tidak memerlukan plugin itu lagi. Dengan ini, saya bisa mengatur menu, kategori dan external/internal link dengan user interface. Dan selain itu, menu-menu tersebut bisa dipasang seperti widget. Keren gak tuh?!WordPress 3.0 Highlights
  8. Template berbeda untuk author berbeda.
    Saya dan teman-teman beberapa waktu lalu ribut soal domain komunitas. Dan masalah yang menjadi poin adalah, apakah berbeda author bisa memiliki template berbeda dalam satu domain dengan WP? Dengan WP 3.0, jawabannya bisa. Masing-masing author bisa memiliki template sendiri sesuai dengan keinginan. Jadi, teman-teman DOSCOM, yuk kita satukan aja di domain tercinta doscom.org. Bagaimana?

Rasanya delapan fitur baru itu akan menambah kekuatan WordPress 3.0 ini. Dan saya benar-benar tidak sabar untuk deploy dan mulai mencicipi. Tapi, saya tidak mau gegabah karena sampai sekarang versi 3.0 ini masih beta dan jauh dari kata ‘stable’. So, kita tunggu versi rilisnya saja.

Yang pasti, saya masih menikmati saat ini dengan WP 2.8 (saya belum upgrade ke 2.9) dan menanti dengan sabar 3.0 untuk bisa saya cicipi. Salam kebebasan berekspresi dan mari terus belajar untuk Indonesia yang lebih baik. The Power of Share – sm/41027/wp.

blog, java, news, pemrograman, Reviews, Technology

Netbeans 6.9 Beta Version Released

Netbeans 6.9 Beta Version ReleasedSetelah dirilisnya Netbeans 6.8 pada bulan Desember tahun 2009 lalu, kemarin pada 22 April 2010, tim pengembang Netbeans akhirnya merilis Netbeans 6.9 versi beta. Semakin jelas pula bahwa Netbeans adalah kombinasi dari IDE open source dan platform aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagai hal. Mulai dari membuat website, enterprise, desktop, dan mobile dengan aplikasi berbasis Java seperti halnya membuat aplikasi berbasis JavaFX, PHP, JavaScript dan Ajax, Ruby dan Ruby on Rails, Groovy dan Grails, dan juga C/C++.

Dalam rilis 6.9 versi beta ini, Netbeans memperkenalkan JavaFX Composer, sebuah tool visual untuk membuat aplikasi JavaFX berbasis GUI seperti halnya Swing GUI pada Java SE. Tambahan pada versi ini adalah OSGi interoperability untuk aplikasi dengan platform Netbeans. Teknologi ini mendukung JavaFX SDK 1.3, framework untuk Zend PHP dan Ruby on Rails 3.0. Seperti biasanya, Netbeans masih tersedia dalam English, Brazillian, Portuguese, Japanese, Simplified Chinese dan beberapa bahasa yang digunakan oleh komunitas pengembang.

Selain kedua hal di atas, rasanya Netbeans 6.9 beta ini tidak terlalu memiliki banyak tambahan kecuali seperti biasa yaitu berupa tambahan tracking code, hints dan spell checker. Rencananya, Netbeans versi 6.9 rilis akan dikeluarkan pada Juni 2010 nanti. Nah, bagi anda yang tertarik dengan versi beta ini, anda dapat mencobanya di http://download.netbeans.org/netbeans/6.9/beta/.

Lebih lengkapnya, silakan berkunjung ke sini, sini dan di sini. The Power Of Share – sm/41023/nb.