news, Technology, Untuk Kita

Top 15 Tech Companies To Work For [Fortune]

Each year, Fortune magazine comes out with its list of “The 100 Best Companies to Work For” which is always a popular feature for its readers. IT companies are well-represented on the list. The list has become a major resource for job seekers and new college graduates. In fact, IT companies in general usually have reputations as being desirable places to work and develop careers.

In this post, you will find top 15 IT-related companies on the list. They include four in the top 10: No. 1, SAS; No. 4, Google; No. 5, NetApp; and No. 10, DreamWorks Animation.

Jobs offered

Employees described the companies here as offering such attractive features as generous paychecks, worthwhile perks (such as free child-care services, workout spaces and good cafeterias) and pleasant work environments. They also have another feature that is essential to job seekers: These companies are growing, and they have open positions to fill. So if you’re among the many these days looking for a new job in the IT industry, these are the top prospects to check out now.

  1. No. 1: SAS
    Develops business analytics software and services and is the largest independent vendor in the business-intelligence market. Headquarters: Cary, N.C.; 2009 revenue: $2.31 billion. Employees: 5,629. Website: www.sas.com
  2. No. 4: Google
    Search and Web services IT provider. Headquarters: Mountain View, Calif.; 2009 revenue: $23.6 billion; Employees: N/A; Website: www.google.com
  3. No. 5: NetApp
    Network storage maker for enterprise IT systems. Headquarters: Sunnyvale, Calif.; 2009 revenue: $3.9 billion; Employees: 5,455; Website: www.netapp.com
  4. No. 10: DreamWorks Animation
    Digital animation studio. Headquarters: Glendale, Calif.; 2009 revenue: $725 million; Employees: 1,994. Website: www.dreamworksanimation.com
  5. No. 20: Cisco Systems
    Enterprise IT networking and data-center-infrastructure developer. Headquarters: San Jose, Calif.; 2009 revenue: $36.1 billion; Employees: 36,612; Website: www.cisco.com
  6. No. 33: Qualcomm
    Wireless device and software maker. Headquarters: San Diego, Calif.; 2009 revenue: $11 billion; Employees: 12,520; Website: www.qualcomm.com
  7. No. 44: Intuit
    Business-productivity software maker. Headquarters: Mountain View, Calif.; 2009 revenue: $3.4 billion; Employees: 6,575; Website: www.intuit.com
  8. No. 51: Intel
    World’s largest microprocessor maker. Headquarters: Santa Clara, Calif.; 2009 revenue: $35.1 billion; Employees: 42,694; Website: www.intel.com
  9. No. 52: Salesforce.com
    Cloud-based sales software provider. Headquarters: San Francisco; 2009 revenue: $1.3 billion; Employees: 2,725. Website: www.salesforce.com
  10. No. 65: Adobe Systems
    Cloud-based sales software provider. Headquarters: San Francisco; 2009 revenue: $1.3 billion; Employees: 2,725. Website: www.salesforce.com
  11. No. 72: Microsoft
    Consumer and enterprise software maker. Headquarters: Redmond, Wash.; 2009 revenue $60.4 billion; Employees: 53,410; Website: www.microsoft.com
  12. No. 79: National Instruments
    Makes software for engineers and scientists to design, prototype and deploy systems for measurement, automation and embedded applications. Headquarters: Austin, Texas; 2009 revenue: $677 million; Employees: 2545; Website: www.ni.com
  13. No. 89: Brocade Communications
    Enterprise IT networking hardware and software provider. Headquarters: San Jose, Calif.; 2009 revenue: $2 billion; Employees: 3,112; Website: www.brocade.com
  14. No. 92: Rackspace Hosting
    Enteprise IT hosting and cloud-services provider. Headquarters: San Antonio, Texas; 2009 revenue: $629 million; Employees: 2,405; Website: www.rackspace.com
  15. No. 99: Accenture
    Enterprise IT consultancy and solutions integrator. Headquarters: New York City; 2009 revenue: $21.6 billion; Employees: 31,000; Website: www.accenture.com

Source: eWeek.com

linux, news, Open Source

The Document Foundation Rilis LibreOffice 3.3

Kemarin, 25 Januari 2011, The Document Foundation resmi merilis LibreOffice 3.3. Ini adalah versi stable pertama yang dikeluarkan oleh The Document Foundation sejak memisahkan diri dari Oracle pada September tahun lalu.

LibreOffice Start Center
LibreOffice Start Center

Fitur-fitur dalam LibreOffice 3.3 ini antara lain: impor dan mengerjakan file SVG; formatting judul dan penomoran halaman dalam Writer; Navigator Tool dalam Writer yang lebih membantu; pengaturan sheet dan sel yang lebih ergonomik dalam Calc; serta impor filter untuk dokumen Microsoft Works dan Lotus Word Pro. Sebagai tambahan, ada juga extension bundling yang termasuk di dalamnya impor PDF, console untuk slide-show, report builder yang lebih bagus dan lain-lain.

Pengembangan LibreOffice yang sedemikian cepat ini mendapatkan apresiasi dari berbagai media. Para pengembang (yang disebut LibreOffice hackers) memang termasuk ‘bernafsu’ dengan proyek berbasis komunitas ini. Pada tanggal 5-6 Februari besok, para hackers ini akan mengadakan meeting di FOSDEM, Brussels, untuk memberikan presentasi dan workshop selama satu hari pada hari kedua.

Untuk download LibreOffice versi 3.3 silakan ke http://www.libreoffice.org/download/ dan untuk melihat jadwal rilis silakan ke http://wiki.documentfoundation.org/ReleasePlan.

Selamat mencoba!

news, Open Source, Reviews, Technology

Google Chrome Tak Lagi Support H.264/MPEG-4 AVC

Google ChromeAtas nama open innovation, minggu lalu, tepatnya 11 Januari 2011, Google mengumumkan dukungan format video untuk Google Chrome. Ke depannya Chrome hanya akan support format video WebM dan Theora sementara format H.264/MPEG-4 tak akan lagi disupport. Mengapa? Karena H.264 bukan termasuk ‘open codecs.’

Format H.264 adalah format video yang saat ini paling banyak digunakan sehingga dapat dikatakan bahwa H.264 adalah standar de facto dalam industri encoding video. H.264 merupakan format berlisensi sehingga vendor yang akan menggunakan teknologi format ini diwajibkan membayar atas hak paten. Hal ini tentu saja bertentangan dengan konsep open web dan ‘open codecs’.

Saat ini H.264 telah digunakan untuk format Blu-ray, Digital Video Broadcast (DVB) untuk televisi, CCTV, Digital Cinema dan HDTV.

Lalu, apa itu WebM? WebM adalah sebuah format media yang khusus dibuat untuk web dengan HTML5. Format media ini merupakan format yang bersifat bebas-royalti dan disponsori oleh Google. Video dalam file WebM dibuat dengan kodek VP8 sementara audionya dikompresi menggunakan kodek Vorbis. Kedua kodek tersebut disimpan dalam sebuah container sebagaimana format Matroska dibuat.

Dan apa itu Theora? Theora adalah kodek video dari VP3 yang dirilis menjadi public domain oleh On2, sebuah perusahaan yang mendesain teknologi video dan diakuisisi oleh Google pada Agustus 2009.

Ada segudang pertanyaan atas apa yang dilakukan Google kali ini. Bagaimana sikap produsen konten video ke depan? Apakah mereka memilih H.264 dengan Flash ataukah meninggalkan H.264? Apakah Google akan mewajibkan pengguna YouTube untuk meninggalkan H.264? Dan masih banyak lagi. Kita lihat saja.

Informasi tambahan:

Featured, news, Social Media

10 Most Powerful Tweets of 2010

Setiap hari, jutaan orang ngetweet. Dengan 140 karakter tweeps dari berbagai penjuru dunia mengungkapkan banyak hal. Dari yang menggugah semangat, info, hingga hal konyol. Banyak juga di antara mereka yang bahkan bisa mengubah dunia hanya dengan 140 karakter. Yang bisa mengubah dunia inilah yang dianugerahi Twitter sebagai The Most Powerful Tweets.

10 Most Powerful Tweets of 2010

Tweet-tweet apa saja yang paling powerful di tahun 2010 ini? Inilah ke-10 Most Powerful Tweets of 2010:

  1. Ann Curry: @usairforce find a way to let Doctors without Borders planes land in Haiti: http://bit.ly/8hYZOK THE most effective at this.
  2. The White House: Welcome to @twitter President Medvedev! RT @KremlinRussia_E: Hello everyone! I’m on Twitter, and this is my first tweet.
  3. Leigh Fazzina: I’ve had a serious injury and NEED Help! Can somone please call Winding Trails in Farmington, CT tell them I’m stuck bike crash in woods.
  4. BP Public Relations: Catastrophe is a strong word, let’s all agree to call it a whoopsie daisy.
  5. Presidencia Ecuador: Gobierno declara estado de Excepción #Ecuador #30S
  6. Clarence House: The Prince of Wales is delighted to announce the engagement of Prince William to Miss Catherine Middleton – www.princeofwales.gov.uk
  7. Jonathan Schwartz: Today’s my last day at Sun. I’ll miss it. Seems only fitting to end on a #haiku. Financial crisis/Stalled too many customers/CEO no more
  8. John M. Foster: Congratulations to Raul Labrador on a hard-earned win, and best of luck as Idaho’s next Congressman.
  9. Carles Puyol: Gran ambiente en la rua!!orgulloso de ver a tanta gente feliz. http://twitpic.com/24qkg5
  10. Conan O’Brien: Hey Internet: I’m headed to your town on a half-assed comedy & music tour. Go to http://TeamCoco.com for tix. I repeat: It’s half-assed.

Sumber: http://yearinreview.twitter.com/powerful-tweets/

news, Technology, viewpoint

Facebook Mail, GMail Killer yang Salah?

Hari Senin kemarin, Facebook mengumumkan sebuah aplikasi web baru dalam keluarganya. Aplikasi yang merupakan fitur dalam Facebook ini diumumkan sebagai Facebook Messages atau yang lebih dikenal dengan Facebook Mail alias email dalam Facebook.

Sebelum akhirnya diumumkan secara resmi, media-media menyebut Facebook Mail sebagai GMail killer. Hal ini terjadi mengingat perselisihan soal export-import kontak pengguna antara Google dan Facebook. Tapi, benarkah Facebook Messages adalah GMail killer?

Is Facebook Messages a GMail Killer?

Dalam pengumumannya, Zuckerberg mengakui bahwa Facebook Messages masih akan diimprovisasi dalam beberapa bulan ke depan. Selain itu Zuck juga mengakui bahwa Facebook Messages masih terlalu jauh untuk menjadi pengganti email. Dan faktanya, Facebook Message juga jauh dari kata nyaman untuk digunakan.

Facebook Messages Tidak Bisa Dihapus
Mimpi buruk? I think so. Bagaimana jika ternyata ada obrolan dengan mantan pacar yang membuat hati teriris dan ternyata tidak bisa dihapus? Okay, Facebook mengatakan pengguna bisa mengarsipkan messages dan menghapus thread message. Tapi coba perhatikan apa yang akan muncul saat kita menghapus thread message? Facebook akan menampilkan pop-up dengan gambar si teman dan diikuti tulisan: “Mark will miss this message if you delete it. :(“ Eww!

Facebook Messages Hanya Untuk Sesama Pengguna Facebook
Okay, ini lebih buruk. Bagaimana mungkin email hanya bisa digunakan jika memiliki domain yang sama kecuali email internal. Bagaimana mungkin Facebook Messages bisa menjadi GMail killer dengan kemampuan seperti ini?

Lihat saja kasus ketika seseorang mencoba membagi/share foto di Facebook kepada teman yang tidak punya akun di Facebook? Si teman wajib daftar dulu kan?

Automatic Friendships
Seorang teman membagi fotonya di Facebook dengan kawannya. Karena kawannya tidak punya akun Facebook, maka dia terpaksa mendaftar. Selesai mendaftar, ternyata si kawan ini teryata otomatis menjadi ‘friend’ dalam Facebook dengan sang teman. Bagaimana jika ini terjadi juga dalam Facebook Messages? Kita mengirim email ke bos lewat Facebook dan ketika si bos mendaftar dia otomatis menjadi teman kita? Bos pun melihat semua record kita di Facebook. Kalau record bagus sih tidak masalah, bagaimana jika record kita sebagian meracau?

Facebook Messages Terlalu Beresiko
Ingat kasus panen data pengguna di Facebook beberapa bulan lalu? Ingat hacking Facebook yang terjadi pada beberapa akun? Masih ingat Koobface worm? Bagaimana jika terjadi lagi dan isi email dalam Facebook kita adalah hal-hal yang bersifat rahasia? Menurut penasehat keamanan di Sophos dan Symantec dengan adanya Facebook Messages maka hacker, spammer dan saudara-saudaranya pasti akan sangat tertarik untuk melakukan obok-obok.

Facebook Diblokir Di Kantor
Tahun 2009 lalu OpenDNS mengeluarkan Top 10 Most Blocked Websites, dan Facebook ada di urutan ke-2 sementara GMail tidak ada dalam daftar itu. Daftar yang sama dikeluarkan oleh Small Business dan Facebook masih ada di urutan kedua. Jadi, bagaimana kita bisa membuka Facebook Messages saat jam kantor — kecuali menjebol proxy?

Bagaimana mungkin dengan kemampuan dan kekurangan seperti kekhawatiran mengenai hal-hal yang bersifat pribadi, aturan opt-out alih-alih opt-in, tidak adanya filter spam dan lain sebagainya Facebook Messages mau menjadi GMail killer? Tidak bisa masuk di akal saya.

Oya, jika tertarik untuk memiliki akun untuk Facebook Messages silakan meminta undangan.

Referensi: PCWorld.com, ComputerWorld.com, Newser.com, NYDailyNews.com, Lvyo.net, Facebook.com