Belajar, blog, Tips, Untuk Kita

Kursus Bahasa Inggris Gratis!

Kursus Bahasa Inggris Gratis!Saya bukanlah seorang kaya yang bisa membayar segalanya dengan uang. Untuk itulah saya selalu berusaha mencari sesuatu yang tidak harus saya bayar dengan uang. Dan jika boleh, saya akan mendapatkannya secara gratis selama tidak merugikan siapapun. Mungkin jiwa mahasiswa saya memang masih melekat karena masih muda. :)

Saya tidak pernah kursus bahasa Inggris di manapun. Tidak satupun kelas bahasa Inggris pernah saya masuki kecuali di bangku sekolah atau di semester satu dan dua semasa kuliah. Namun, bukannya saya mau sombong, jika saya harus membaca sebuah artikel bahasa Inggris atau menyaksikan film English tanpa subtitle, saya bisa mengartikan 80-90%. Tidak buruk kan untuk ukuran seorang yang tidak pernah di kelas?!

Seorang kawan dari Uni Emirat Arab pernah mengajukan pertanyaan: bagaimana saya bisa bahasa Inggris tanpa kelas? Dan berikut inilah bagaimana saya belajar bahasa Inggris. Sebenarnya sih tidak gratis-gratis juga karena ada beberapa requirement yaitu:

* Komputer atau notebook
* Headphone, lebih bagus yang ada microphone
* Internet

Jika sudah terpenuhi ketiganya, maka kita sudah siap bertempur di medan belajar. Let’s roll!

Reading

Ini adalah bagian paling mudah. Yang dibutuhkan hanya kesabaran dan kemauan untuk memaksa diri membaca tulisan English. Tidak perlu disebut sumber apa saja yang bisa digunakan. Situs, koran, newsletter, buku, you name it. Kenapa harus memaksakan diri untuk membaca? Saya tahu sebagian besar orang akan malas jika harus membaca sesuatu yang susah dimengerti apalagi sesuatu yang baru. Nah, motivasinya adalah anda tidak mungkin membaca saja tanpa tahu artinya. So, cari tahu arti apa yang anda baca dengan membuka kamus. Tidak harus buatan John M. Echols atau siapapun. Cukup gunakan kamus digital atau kamus.net.

Pastinya saat anda membaca banyak kosakata baru yang anda pelajari kan?! Nah, usahakan anda mengingat kosakata-kosakata tersebut. Beberapa orang bilang untuk belajar bahasa Inggris cara yang paling mudah adalah mengingat satu kata sehari. Namun, anda pasti akan lupa jika anda tidak pernah membaca dan menemukan kata tersebut. Karena anda tidak pernah praktek.Lanjutkan membaca setiap ada waktu. Jika perlu berikan waktu khusus dimana bacaan yang anda baca adalah tulisan bahasa Inggris.

Listening

Bagian ini agak sulit, namun mengasyikkan terutama bagi yang suka nonton film. Saat pertama kali saya menggunakan cara ini saya masih belum punya koneksi internet. Saat itu saya menggunakan televisi. Namun sekarang saya menggunakan laptop untuk melakukannya.

Untuk listening, caranya adalah dengan menyaksikan film. Tapi ada syaratnya. Pertama, film harus dalam bahasa Inggris. Syarat kedua, saat nonton film sebaiknya tak perlu menggunakan subtitle. Untuk tahap awal mungkin anda boleh lah menggunakan English subtitle. Nah, supaya lebih nyaman dan tidak terganggu sebaiknya gunakan komputer pribadi sehingga dapat mengulang percakapan yang terjadi. Syarat ketiga, agar lebih jelas terdengar percakapan yang terjadi gunakan headphone.

Memang terlihat agak berat apalagi untuk permulaan, namun saya yakin ini mengasyikkan. Berat karena percakapan kadang sangat cepat dan memaksa kita memperhatikan dengan seksama setiap kalimat yang diucapkan. Bagian mengasyikkannya adalah sembari anda belajar anda bisa menyaksikan film kesukaan. Oh filmnya harus beli? Sebaiknya memang beli yang asli, namun jika punya koleksi link film bajakan saya juga tidak melarang walaupun saya tidak menyarankan.

Spelling

Bagian yang ketiga ini agak sedikit rumit. Malah terbilang mudah, namun agak ribet. Dengan mendengarkan dari film, saya yakin spelling anda sedikit terganggu karena spelling film banyak berbeda dengan spelling standar. So, untuk melatih kosakata dan belajar mengucapkan silakan buka Google Translate. Lho kok?!

Google Translate

Yang perlu dilakukan bukan mencari kosakata baru, melainkan menggunakan sebuah fasilitas dari Google Translate yaitu pronunciation. Saya juga baru sadar bahasa fasilitas ini dapat digunakan untuk belajar seminggu yang lalu. Yang perlu dilakukan hanya mengetikkan kata yang diinginkan dan klik icon sound yang ada di sebelah kiri tulisan. Dengan demikian anda dapat mendengarkan dengan seksama perbedaan pronunciation dari ‘thread’, ‘threat’ dan ‘treat’ atau ‘love’ dan ‘laugh’. Pronunciation dari Google tidak mungkin diragukan saya kira. Jangan lupa gunakan headphone supaya lebih jelas.

Sembari mendengarkan, cobalah untuk mengucapkannya. Karena jika hanya didengarkan juga tidak akan berguna, kan?! So, teriakkan bila perlu.

Grammar

Grammar sebenarnya tidak terlalu diperlukan jika digunakan untuk percakapan. Namun ini sangat diperlukan saat menulis. Saya pernah membuat tweets tentang sejarah Google dalam bahasa Inggris dan ternyata banyak yang salah gara-gara saya lupa sama sekali soal grammar jadi saya tidak menggunakannya. Saya malu sekali waktu itu.

Cara yang paling mudah ntuk belajar grammar adalah dengan googling. Ketikkan saja English Grammar dan akan ada banyak sekali situs untuk belajar grammar. Jika bingung memilih yang mana, pilih saja dari BBC.

Praktek

Kita tidak bisa terus-terusan belajar sendirian. Yang ada kita cuma bisa sedikit dan tidak berkembang. So, inilah caranya.Pertama, ajak beberapa teman dekat untuk bersama-sama belajar. Dengan demikian, dalam keseharian ‘geng’ ini akan bercakap-cakap dalam bahasa Inggris. Bila perlu buat kesepakatan untuk dipatuhi. Dalam sehari akan berbicara dalam English 3 jam misalnya. Ini akan mengasyikkan. Atau jika tidak ada yang mau, biarkan mereka bicara bahasa Indonesia dan jawablah dengan bahasa Inggris. Haha..

Skype

Kedua, gunakan aplikasi dan fasilitas luar biasa, Skype. Bagi yang belum punya akun ini, segeralah buat dan download aplikasinya. Tidak hanya chat yang bisa dilakukan, tapi bisa konferensi suara atau camera-based. Sempurna dan gratis. Tak perlu malu, carilah orang dari negeri seberang (US, UK, AU, dan lainnya) untuk menjadi teman dan ajaklah berbahasa Inggris. Anda tidak harus mendatangkan guru dari US, kan?!

Bertanya

Setelah menggunakan kelima jurus di atas, mungkin akan ada beberapa kesulitan sehingga memaksa kita bertanya. Untungnya Google punya sebuah situs yang membantu kita bertanya tanpa harus ke forum. Situs tersebut bernama Advark. Dengan Advark, anda dapat bertanya kepada orang di seluruh dunia. Mekanismenya, pengguna bertanya kepada Advark untuk diteruskan. Jika ada yang menjawab, maka jawaban akan diteruskan kepada kita. Mudah dan gratis. Atau jika anda punya teman yang mahir, tanyakan saja padanya. :D

Advark

Nah, itulah keenam cara kursus bahasa Inggris berkualitas yang bisa dilakukan tanpa harus membayar alias gratis. Namun, jika masih kurang puas silakan datang ke lembaga bimbingan belajar bahasa Inggris terdekat.

Sebaiknya matangkan kualitas belajar dengan mengikuti tes-tes di Livemocha maupun di BBC sebelum mengambil TOEFL.

Saya sendiri sedang belajar untuk lebih intensif, sehingga bisa siap kapan saja jika mendadak harus ke luar negeri. Dan semoga saya bisa bekerja di United Nations agar saya bisa melihat dunia selain Indonesia. Amiiinnn..

Sekian dan semoga bermanfaat untuk semua. Jika ingin membagi ini, silakan dibagi selama mencantumkan sumber dan penulis serta tidak dikomersilkan. The Power of Share – sm/61019/le.

blog, life, Untuk Kita

Nostalgia: Beswan Djarum 2007/2008

Beswan Djarum 2007/2008Malam ini saya sedang mengingat kira-kira siapa yang bisa saya beri hadiah ulang tahun. Bulan ini saya belum merencanakan pemberian hadiah untuk siapapun. Dan saat ingat ulang tahun serta hadiah, mata saya tertuju pada sebuah buku dalam lemari. Buku itu berjudul ‘Direktori Beswan Djarum 07 – 08’. Ya, itu adalah sebuah buku yang berisi daftar penerima Beasiswa PT. Djarum untuk tahun 2007/2008.

Mencoba mencari nama yang saya kenal yang berulang tahun bulan Juni ini, tapi saya belum menemukan. Akhirnya setelah membolak-balik lembar demi lembar, ingatan saya kembali ke jaman tahun 2007 hingga 2008. Bulan-bulan diawali dari seleksi hingga berakhirnya masa itu.Jika ada beswan (sebutan untuk penerima beasiswa) yang membuka dan menemukan halaman tentang identitas diri saya mungkin akan terkejut dan terkesan aneh. Seharusnya, semua beswan menuliskan Nama, Nomor Beswan, Tempat & Tanggal Lahir, Alamat Saat itu, Alamat Rumah, dan Nomor Telepon. Dan identitas saya hanya ada Nama, Nomor Beswan, Tempat & Tanggal Lahir serta Alamat saya saat itu. Betul, yang kurang adalah alamat rumah dan nomor telepon. Alamat saya saat itu di Semarang, dan rumah saya sebenarnya di Tuban, Jawa Timur.

Saya lupa kenapa saya tidak menuliskan alamat rumah, tapi saya ingat mengapa saya tidak menuliskan nomor telepon. Alasan saya adalah karena saya tidak punya. Sumpah, demi  Tuhan! Saya masih ingat, saat tes psikologi dan interview kami ditanya apakah ada yang tidak punya hape? Dengan pede saya mengangkat tangan. Saya memang tidak punya handphone saat itu. Jadi, ya jujur saja. Ketika mengangkat tangan, ternyata cuma saya yang tidak punya. Agak malu juga saat itu. Tapi ya mau bagaimana wong sudah telanjur mengangkat tangan. :D

Beswan Djarum 2007/2008Ketika sesi pemotretan (kayak model saja), awalnya saya cuma senyum, tapi kemudian si fotografer yang merangkap interviewer meminta saya tertawa maka saya pun tertawa sehingga foto saya di buku direktori itu adalah foto orang ketawa (foto di samping). Oh ya, plus saat itu rambut saya agak mohawk. Belakangan saya tahu, seorang kawan mengira saya model dan yang interviewer mengaku meloloskan karena saya tampak seperti seorang model. (rofl)

Dengan latar belakang saya yang bukan siapa-siapa; orang dusun, pinter juga enggak, saya bersyukur bisa berada di sebuah posisi yang membanggakan. Menjadi salah seorang penerima beasiswa yang sistem seleksinya diikuti ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia. Dari sinilah saya mendapatkan banyak hal. Walaupun kemampuan cerewet saya tidak banyak bertambah, sampai sekarang saya juga masih pendiam, tapi saya bersyukur bertemu dengan mahasiswa-mahasiswa yang smart. Thanks buanyak untuk sahabat yang telah mengajak saya mengikuti seleksi itu.

Ketika saya membuka direktori Beswan lembar demi lembar, rasanya sayalah mahasiswa paling bodoh di antara sekian banyak beswan. Mungkin memang benar begitu. Entah.

Bagi mahasiswa yang masih semester 5, silakan mendaftar jika ada pengumuman seleksi penerimaan beswan Djarum. Itu adalah sebuah kesempatan langka dan kalian tidak akan rugi sama sekali. Untung besar bagi yang menerimanya. Kalau saya yang mantan kuli ketik saja bisa, masak mau kalah?! Go get it!

Salam Beswan! Oh ya, ini website beswan http://www.beswandjarum.com, jika ingin membaca blog para beswan, silakan ke http://blog.beswandjarum.com. Good luck!

blog, Miscellaneous, Reviews, Technology, Tips, viewpoint

Yahoo!, I am Sorry Goodbye!

Yahoo!, I am Sorry Goodbye!Yahoo!, siapa yang nggak tahu nama yang ini?! Jika saya bertanya email ke orang-orang, sebagian besar yang saya tanya emailnya memiliki akhiran @ yahoo.com atau yahoo.co.id. Jujur, saya sering sebel sama ini. Entah mengapa. Begitu saya tahu bahwa Google mengeluarkan Google Mail versi beta, saya langsung jatuh cinta.

Saat itu, tahun pertama dibuka saya langsung ke warnet karena nggak punya akses internet sendiri (sampe sekarang masih begini) dan melayangkan email request ke Komputek, tabloid IT dari Surabaya. Alhamdulillah, beberapa hari kemudian saya cek email di Yahoo! dan saya dapet invite dari seseorang (kelak saya kenal orang ini di Facebook dan seolah telah menjadi kakak bagi saya). Senang banget rasanya waktu itu.

Hari berganti hari dan begitu seterusnya.

Muncullah layanan Google yang menurut saya nggak habis dan nggak basi sama sekali. Ada banyak sekali services yang ditawarkan, mulai dari GMail, Google Sites, Analytics, Google Code, Google FriendConnect, bahkan ada Google Health dan Orkut yang menjadi jawara ketiga social networking di Amerika.

Dan hari ini saya terpaksa harus menyampaikan rasa terima kasih saya kepada Yahoo! karena melalui Yahoo! saya mengenal Google Mail dan akhirnya membawa saya mencintai layanan dari Google yang menurut saya AWESOME!

Hari ini juga saya harus mengucapkan selamat tinggal Yahoo! Services. Dalam waktu dekat saya benar-benar tidak akan menggunakan layanan dari Yahoo!.

Mau tahu kenapa?

Satu, saya sering tidak menemukan yang saya cari dengan fasilitas pencarian milik Yahoo!. Sementara jika saya menggunakan Google, saya menemukan yang saya cari. Kalau kambing saya yang hilang sih belum. Soalnya saya nggak punya kambing. :lol:

Dua, layanan Google Mail lebih baik daripada Yahoo! Mail. Jika saya bandingkan tampilan email Yahoo! dan Google, saya akan merasa lebih mudah menggunakan GMail karena easier untuk pengguna yang awam sekalipun. Selain itu, saya sering kali terpaksa tidak bisa mengirim email dengan attachment di Yahoo! dan di GMail bisa. Aneh kan?!

Tiga, layanan chat saya sudah saya ganti dengan layanan Skype. Mengapa? Seringkali jika saya ingin mengirimkan file, berukuran 320KB misalnnya, dengan Yahoo! Messenger nggak bisa. Failed melulu. Dengan Skype, saya bisa mengirimkan file dengan ukuran 2MB dalam waktu 5 detik. Keren gak tuh?!

Empat, ini mungkin sama klise-nya dengan layanan email. Kalau saya ketikkan yahoo.com di address bar, maka saya akan melihat tampilan yang ruwet banget, menurut saya. Semula tujuan utama adalah mencari sesuatu, malah nyasar gara-gara tampilan yang banyak banget itu. Jadi baca berita lah, gossip lah dan lain sebagainya. Sementara jika saya ketikkan google.com saya hanya melihat kursor saya kedip-kedip di search field dan ada tampilan logo Google. Sederhana dan tujuan utama saya tercapai, yaitu mencari.

Saya rasa itu saja alasan saya meninggalkan layanan milik Yahoo!. Sederhana dan nggak neko-neko. Tapi menurut saya cukup masuk akal, bagi saya.

Jadi, Yahoo! maafkan saya karena saya harus meninggalkan layanan darimu. Terima kasih sudah memperkenalkan layanan Google kepada saya. :D

Yang terakhir, jangan repot hubungi saya di Yahoo! Messenger. Saya nggak bakal buka itu, maaf.