Android, Technology

Tes dan Penyiksaan Galaxy S4 Ala Samsung: EXTREME

Dari hasil tes dan tentu saja penyiksaan antara Samsung Galaxy S4 dan iPhone 5 yang cukup brutal ini, hasilnya adalah Galaxy S4 unggul dibandingkan iPhone5. Tes tersebut cukup ekstrem karena ada acara menenggelamkan sampai device mati, hingga digosok dengan silet, gunting dan kertas pasir.

Ternyata, tes yang dilakukan Samsung sendiri untuk Galaxy S4 memang ekstrem. Mulai dari dijatuhkan, ditimpa dengan beban, hingga dipanggang dalam oven. EXTREME GILA! Haha..

Well done, Samsung. Well, done.

PS: Benar tidaknya video ini, saya tak tahu.

blog, Featured, life, viewpoint

Why I Choose Google Android Over Apple iPhone?

Some people asked me why I choose Android over iPhone? Or why I choose Android over BlackBerry? Sometimes, I told ’em about Android’s great features like homescreen widgets, speediness, or how developers change this mobile operating system to be a fastest and better OS.  But, it won’t stop there.

I don’t use Android because I hate Apple. I like Apple, yes. Their designs are great and the way Steve Jobs sells is good as well. I don’t use Android because I love Google –I do love Google. And I don’t choose Android over iPhone because it works better than iPhone –in some aspects it does, it doesn’t in some others.

I use Android because I don’t trust Google. I do like Google and I trust some individual googlers –I think I know those googlers from the media. I love many things the company has managed, which I don’t know were Google’s management made those decision or not. But it doesn’t mean I trust Google at all.

I use Android because it requires less trust in Google than using iPhone requires that you trust Apple. iOS has one official store –the App Store, and it’s illegal in most places to buy and install apps except through this store. If you and Apple differ about which apps you need, you have to break the law to get your iPhone to run the app that Apple rejected.

It has publicly known that Apple security updates have targeted jailbroken iOS devices to be inoperable. And I believe jailbreakers have reputation for not keeping their devices up-to-date because of this.

In contrast, Android allows us to run apps from any store we choose. Google rejected plenty of apps submitted to Android’s Market, but if we don’t like Google’s choices, we can decide our own store.

I prefer Android because it’s relative openness means more people can and do inspect its workings to ensure it is doing what Google claims it is doing. I prefer Android because when Google decides to leave out a feature that users might want –such as tethering– the people making alternative OSes for the platform stick that feature in, and shame Google into adding it in subsequent versions.

Those are why.

news

iOS 4.3 WebKit Source Code Released

Good news from Apple for you, iOS WebKit developers. After complaints about Apple’s delayed compliance with open source licensing requirements for WebKit began gaining traction, Apple released the iOS 4.3 WebKit source code on Monday, 9 May 2011.

 

The Cupertino, Calif., iPhone maker is obligated to simultaneously release the binary and source code for WebKit because it uses code licensed under the Lesser GNU Public License.

Image credit: arstechnica.com

news, Technology

From 18th DefCon: GSM is Broken!

Lebih dari 3 miliar orang di dunia menggunakan layanan GSM untuk telekomunukasi, dan hampir 3/4 teknologi komunikasi di dunia menggunakan teknologi GSM. Indonesia, saya percaya 3/4 pengguna telepon seluler menggunakan layanan GSM. Sisanya, ada yang menggunakan layanan BlackBerry dan lain sebagainya. 31 Juli 2010, di DefCon yang ke-delapanbelas seorang hacker membuktikan bahwa GSM is broken. :'(

IMSI catcher for GSM

Adalah Chris Paget yang melakukan demo pembuktian tersebut. Demo dilakukan dengan alat yang menghabiskan dana $1,500 saja. Dalam demo yang dilakukannya, alat yang dibuat sendiri ini mampu menangkap lusinan panggilan yang dilakukan oleh member konferensi tersebut. Selain menangkap isi pembicaraan, alat tersebut juga mampu merekam suara dan menyimpannya dalam media penyimpanan.

Alat yang diberi nama ‘IMSI (International Mobile Subscriber Identity) catcher‘ ini sebenarnya menggunakan jalur 900MHz yang digunakan oleh perangkat radio amatir. Tetapi, sebagaimana diketahui bahwa 900MHz adalah salah satu jalur GSM selain jalur 1800MHz.

Mekanisme bekerjanya sederhana. Perangkat seluler, dalam hal ini adalah telepon, akan terhubung ke alat ini dan mempercayai bahwa alat ini adalah tower provider. Setelah itu, alat ini baru benar-benar akan menyambungkan ke tower yang sesungguhnya. Penipuan sederhana seperti halnya telepon kabel.

Perangkat sederhana ini memang belum sempurna. Hingga kemarin, perangkat ini hanya mampu menangkap pembicaraan keluar sementara panggilan masuk tidak dapat ditangkap. Selain itu, perangkat seluler yang menggunakan layanan jaringan 3G juga tidak dapat terhubung ke perangkat ini.

Memang bukan berita baru bahwa pihak keamanan negara biasanya telah memiliki alat semacam ini bertahun-tahun silam. Namun, dengan IMSI catcher dunia tahu bahwa alat ini sekarang mudah dibuat dengan komponen-komponen yang dapat dibeli secara bebas di internet. Anyway, handphone saya juga menggunakan layanan GSM dan saya mulai khawatir. Umm.. rasanya saya memang perlu segera berganti telepon. (tpos/sm/te)