blog, Social Media, Technology

Tujuan Sebenarnya Dari Facebook Home

Semalam Mark Zuckerberg resmi mengumumkan hadirnya Facebook Home, kumpulan apps untuk Android yang terdiri dari chat hingga launcher.

Baru bisa diunduh mulai 12 April 2013 dan dirilis untuk device terbatas, yaitu HTC One X, HTC One X+, Samsung Galaxy S III dan Samsung Galaxy Note II, aplikasi ini mencoba menjanjikan sesuatu yang tak terlalu baru. Di halaman utama handphone ada cover feeds dari aktivitas teman di Facebook. Lalu ada notifikasi yang bisa muncul seenaknya. Dan launcher yang bisa diisi berbagai icon aplikasi dan widget. Penjelasan lengkap silakan baca di sini, sini, dan sini.

htc-first-fb-home

Dalam pengumumannya semalam Mark mengatakan bahwa tujuan dari Facebook Home ini adalah membalik paradigma di dunia smartphone yang ada saat ini: phones designed around apps, not people.

Tapi itu adalah bahasa pemasaran. Kalimat itu dalam bahasa orang awam sebenarnya adalah begini: kami ingin membuat handphone Anda menjadi sebegitu sosial sehingga Anda lupa bahwa dia bisa telepon, kirim pesan dan lain-lain. Anda juga akan menjadi gampang terganggu oleh notifikasi sehingga sering-sering cek dan hidup Anda menjadi tidak tenteram. Dengan ini juga hit ke website kami jadi lebih banyak karena kami menjadikan handphone Anda sebagai bot.

Oh, dan opini hadirnya Facebook Home akan membunuh (atau menghilangkan branding/identitas) Android? Ide menghilangkan branding Android sudah sejak jaman dulu ada dengan hadirnya launcher. Tapi apakah identitas Android hilang? Enggak.

Oh, one more thing. Mau nayangin iklan di cover feeds? Karena Facebook Home akan begitu. Saya enggak deh. Makasih. :)

blog, news, Social Media

[Update] Lagi, Facebook Mencurangi Google+

Muak. Itulah yang saya rasakan. Karena dengan terang-terangan Facebook telah membohongi publik (saya dan pembaca semua), dan terlebih mencurangi Symantec.

Mulai hari ini jika ada link di Facebook yang tujuannya adalah ke Google+ (https://plus.google.com), Facebook dengan curang mengatakan bahwa link tersebut tidak aman. Semua orang di dunia tahu, termasuk lab antivirus kenamaan macam Kaspersky, BitDefender, dan Symantec, bahwa link Google+ adalah link aman. Namun, dengan tanpa malu Facebook mengatakan link tersebut tidak aman. Screenshot di bawah ini:

Facebook is lying!

Ini adalah satu dari sekian tindakan curang yang dilakukan Facebook untuk mencoba menggeser Google+. Dengan mengatakan bahwa link Google+ tidak aman, mereka mencoba membuat traffic ke Google+ menjadi berkurang.

Yang lebih mengherankan, Norton jelas-jelas mengatakan bahwa Google adalah situs aman, sebagaimana disebutkan oleh Customer Support. Dengan demikian, Facebook melakukan kecurangan dua kali lipat.

Facebook memang layak ketakutan akan digeser oleh Google+ kelak, dan sayangnya mereka melakukan hal-hal curang untuk mencoba tetap lebih berkuasa.

Padahal Facebook ini sebuah public company. Namun, masih nggak berubah menjadi dewasa.
Shame on you, Facebook! Shame on you, Zucks!

Update
Ketika dilakukan cek pada pukul 17.10, Facebook tak lagi menyatakan Google+ sebagai situs tak aman.

news, Technology, viewpoint

Facebook Mail, GMail Killer yang Salah?

Hari Senin kemarin, Facebook mengumumkan sebuah aplikasi web baru dalam keluarganya. Aplikasi yang merupakan fitur dalam Facebook ini diumumkan sebagai Facebook Messages atau yang lebih dikenal dengan Facebook Mail alias email dalam Facebook.

Sebelum akhirnya diumumkan secara resmi, media-media menyebut Facebook Mail sebagai GMail killer. Hal ini terjadi mengingat perselisihan soal export-import kontak pengguna antara Google dan Facebook. Tapi, benarkah Facebook Messages adalah GMail killer?

Is Facebook Messages a GMail Killer?

Dalam pengumumannya, Zuckerberg mengakui bahwa Facebook Messages masih akan diimprovisasi dalam beberapa bulan ke depan. Selain itu Zuck juga mengakui bahwa Facebook Messages masih terlalu jauh untuk menjadi pengganti email. Dan faktanya, Facebook Message juga jauh dari kata nyaman untuk digunakan.

Facebook Messages Tidak Bisa Dihapus
Mimpi buruk? I think so. Bagaimana jika ternyata ada obrolan dengan mantan pacar yang membuat hati teriris dan ternyata tidak bisa dihapus? Okay, Facebook mengatakan pengguna bisa mengarsipkan messages dan menghapus thread message. Tapi coba perhatikan apa yang akan muncul saat kita menghapus thread message? Facebook akan menampilkan pop-up dengan gambar si teman dan diikuti tulisan: “Mark will miss this message if you delete it. :(“ Eww!

Facebook Messages Hanya Untuk Sesama Pengguna Facebook
Okay, ini lebih buruk. Bagaimana mungkin email hanya bisa digunakan jika memiliki domain yang sama kecuali email internal. Bagaimana mungkin Facebook Messages bisa menjadi GMail killer dengan kemampuan seperti ini?

Lihat saja kasus ketika seseorang mencoba membagi/share foto di Facebook kepada teman yang tidak punya akun di Facebook? Si teman wajib daftar dulu kan?

Automatic Friendships
Seorang teman membagi fotonya di Facebook dengan kawannya. Karena kawannya tidak punya akun Facebook, maka dia terpaksa mendaftar. Selesai mendaftar, ternyata si kawan ini teryata otomatis menjadi ‘friend’ dalam Facebook dengan sang teman. Bagaimana jika ini terjadi juga dalam Facebook Messages? Kita mengirim email ke bos lewat Facebook dan ketika si bos mendaftar dia otomatis menjadi teman kita? Bos pun melihat semua record kita di Facebook. Kalau record bagus sih tidak masalah, bagaimana jika record kita sebagian meracau?

Facebook Messages Terlalu Beresiko
Ingat kasus panen data pengguna di Facebook beberapa bulan lalu? Ingat hacking Facebook yang terjadi pada beberapa akun? Masih ingat Koobface worm? Bagaimana jika terjadi lagi dan isi email dalam Facebook kita adalah hal-hal yang bersifat rahasia? Menurut penasehat keamanan di Sophos dan Symantec dengan adanya Facebook Messages maka hacker, spammer dan saudara-saudaranya pasti akan sangat tertarik untuk melakukan obok-obok.

Facebook Diblokir Di Kantor
Tahun 2009 lalu OpenDNS mengeluarkan Top 10 Most Blocked Websites, dan Facebook ada di urutan ke-2 sementara GMail tidak ada dalam daftar itu. Daftar yang sama dikeluarkan oleh Small Business dan Facebook masih ada di urutan kedua. Jadi, bagaimana kita bisa membuka Facebook Messages saat jam kantor — kecuali menjebol proxy?

Bagaimana mungkin dengan kemampuan dan kekurangan seperti kekhawatiran mengenai hal-hal yang bersifat pribadi, aturan opt-out alih-alih opt-in, tidak adanya filter spam dan lain sebagainya Facebook Messages mau menjadi GMail killer? Tidak bisa masuk di akal saya.

Oya, jika tertarik untuk memiliki akun untuk Facebook Messages silakan meminta undangan.

Referensi: PCWorld.com, ComputerWorld.com, Newser.com, NYDailyNews.com, Lvyo.net, Facebook.com