Reviews

[Review] Acer Liquid M220: Ponsel Windows Phone dari Acer Kelas Pemula

Meski sebagian dari kita menganggap bahwa nasib Windows Phone tidak cukup jelas melihat pasar ponsel terus digerus oleh Android dan juga Apple, sebagian orang masih berpikir bahwa Microsoft punya rencana yang tak kita pahami. Terlepas dari apapun rencana Microsoft, jika Anda adalah seorang pemula di dunia ponsel terutama Windows Phone, atau memposisikan diri sebagai pemula, maka Acer Liquid M220 adalah ponsel yang cukup memuaskan.

Acer-Liquid-M220-back

Desain
Meski masuk kategori pemula, Acer Liquid M220 memiliki desain dan balutan bodi yang bagus dan elegan. Dengan desain pattern di bagian panel belakang yang unik dan khas serta potongan pinggiran bergerigi menjadikan ponsel ini memiliki kesan grip yang nyaman sekali. Dengan ukuran bodi 4.92 x 2.52 x 0.38 inchi serta berat yang hanya 119 gram membuat ponsel ini ringan dan enak digenggam.

Hal yang paling mengganggu dari desain adalah penggunaan bezel yang boleh dikata berlebihan sehingga membuat layar menjadi kecil. Bezel di bagian bawah sendiri memiliki lebar 1.7cm sementara bagian atas sampai di angka 2cm. Rasanya Acer membuang-buang space karena di bagian bawah tidak terdapat apapun selain tambahan aksen ruang tipis.

liquid_m220

Sebagian besar komponen luar memang terbuat dari plastik. Namun, harus diakui bahwa ada kesan bernilai dari bahan yang sebenarnya tidak mahal ini. Bahan pada Liquid M220 sama sekali tidak menunjukkan kesan murah. Continue reading “[Review] Acer Liquid M220: Ponsel Windows Phone dari Acer Kelas Pemula”

Android, Reviews

Hands-on: New Smartfren Andromax G2

Menjadi salah satu trendsetter di dunia gadget tanah air, Smartfren memang nampaknya selalu ingin lebih maju. Dan salah satu bentuknya adalah dengan menambahkan satu lagi gadget terbaru yaitu New Smartfren Andromax G2.

Berbeda dengan gadget kelas atas yang seringkali meniadakan beberapa item untuk menekan harga, Smartfren tetap memberikan konsumen paket lengkap sebuah smartphone. Mulai dari kepala charger, earphone, buku manual, kartu garansi, dan tentu saja handphone.

Sadar bahwa layar yang dimilikinya bukan Gorilla Glas, Smartfren juga menyediakan screen-guard yang langsung menempel pada layar. Bagi kebanyakan orang ini tentu saja sangat bermanfaat untuk menghindari hal-hal buruk yang dapat terjadi pada layar.

IMG_20150114_085433

Continue reading “Hands-on: New Smartfren Andromax G2”

Android, Reviews

[Review] Unboxing: vivo Xshot

Jika ada negara yang belakangan gencar ekspansi ke mana saja di seluruh belahan dunia, maka satu-satunya adalah China atau Tiongkok. Negara yang tak hanya memiliki sumberdaya murah tetapi juga dapat diandalkan ini selalu saja menghadirkan inovasi yang tak kalah dari Amerika atau Eropa.

Salah satu negara incaran ekspansi Tiongkok tentu saja adalah Indonesia di mana salah satu produsen telepon pintar yang masuk adalah vivo.

vivo Indonesia, yang merupakan sebuah divisi dari Vivo Electronics, menghadirkan seri smartphone X dan Y dengan spesifikasi dan kekhususan tersendiri. Dan kali ini, saya akan unboxing produk vivo yang diposisikan untuk HiFi dan video-capture, yaitu vivo Xshot.

Belakangan sebagian besar produsen smartphone memang mengusung simplicity dalam setiap desainnya. Hal yang sama dianut oleh vivo dan dapat dilihat pada semua tipe yang dirilisnya, tak terkecuali Xshot.

Rupanya, vivo menjadi produsen yang tetap mempertahankan soft button pada setiap produknya. Tombol standar berupa menu, home, dan back ini terletak di bagian bawah device sebagaimana umumnya dengan letak back berada di sebelah kiri.

vivo Xshot

Continue reading “[Review] Unboxing: vivo Xshot”

Android, Reviews

Lebih Berwawasan dengan Kurio: a Smart News Reader

Monumen, apapun bentuknya, adalah wujud nyata dari pengetahuan atau wawasan manusia akan masa lalu, masa kini dan masa datang. Akan tetapi monumen yang paling jelas dari pengetahuan adalah tulisan.

Dalam sejarah peradaban manusia, hal pertama yang menggambarkan pengetahuan bisa dilihat dari tulisan tertua yang ditemukan dalam Gulungan Nabatea atau Gulungan Petra yang diketahui ditulis sekitar tahun 550 SM oleh seorang pendeta. Dalam tulisannya, pendeta ini bercerita bahwa dia tinggal berdua dengan pendeta lainnya. Suatu hari temannya ini kabur dari tempat tinggalnya dan membawa serta (atau mencuri) kunci kamar di rumah bagian atas, dua kayu, enam burung dan sebuah meja.

Tulisan ini adalah awal mula peradaban manusia melakukan tulis-menulis yang ternyata digunakan untuk keperluan administrasi saja. Namun kemudian jaman berganti hingga membawa tulisan pada pengumuman dan berita yang dimulai pada jaman Romawi dan seterusnya.

Tulisan adalah bukti nyata bahwa peradaban manusia bisa dibangun dan dijaga. Melalui tulisanlah pengetahuan akan masa lalu dapat diketahui. Dan melalui pengetahuan pula pada akhirnya kita mampu mendaratkan Philae di atas 67P/Churyumov-Gerasimenko. #KnowledgeIsPower is proven.

Namun, dengan semakin banyaknya tulisan sekarang ini, utamanya berita, bukan hal mudah untuk menemukan berita yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan atau keinginan kita. Membanjirnya berita seringkali membuat kita menjadi kebingungan untuk melakukan pemilahan mana yang harus dibaca dan mana yang sebenarnya tak perlu.

Aplikasi untuk membaca berita biasanya didesain untuk menjadi pembantu bagi kita dalam pemilahan berita yang bejibun. Namun, harus diakui bahwa mencari news reader untuk berita lokal masih terbilang sedikit dan tidak dapat diandalkan. Sampai hadirnya Kurio.

Continue reading “Lebih Berwawasan dengan Kurio: a Smart News Reader”

Reviews

Xiaomi MiBand: Buka Box [Unboxing]

Berkat bantuan seorang kawan, akhirnya saya berhasil mengakuisisi Xiaomi MiBand sebuah tracker untuk olahraga dan juga tidur yang dibuat oleh Xiaomi.

Jadi, tanpa panjang lebar, berikut adalah barangnya.

P1011353

Ukuran kotaknya cukup kecil, berkisar antara 10x10x10cm saja. Box khas Xiaomi memang berwarna cokelat polos seperti di atas ditambahi dengan logo Xiaomi.

P1011354

Ini adalah gambar pertama kali apa yang ada dalam box. Sederhana dan tidak ada tambahan lainnya untuk tampilan pertama. Saya memilih warna hitam supaya nampak netral dan gak terlalu norak.

P1011356

Dan ini adalah isi keseluruhan. Yaitu, gelang plus trackernya, charger, dan manual (dalam bahasa China). Maklum, MiBand memang belum dirilis secara resmi untuk negara lain. Entah nanti kapan.

Malam tadi saya mulai menggunakannya, termasuk untuk berwudhu dan mandi dan hingga saat ini masih berjalan dengan baik.

MiBand ini memang tahan air dan debu dalam kategori IP67. Dengan demikian pengguna tak perlu khawatir jika digunakan mandi ataupun terkena hujan.

band2

Selain itu, MiBand diklaim telah lolos uji untuk jatuh bebas dengan ketinggian 1.2m ke lantai marmer sebanyak 12 kali. Entah apa yang akan terjadi kalau jatuh ke-13 kali.

Sebenarnya, dengan MiBand ini pemilik handphone buatan Xiaomi seperti Mi3, Mi4 bisa unlock handphone tanpa harus melakukan apa-apa yaitu cukup dengan mendekatkan MiBand ke device tersebut. Sayangnya, saya tak lagi menggunakan hape Xiaomi lantaran sudah diambil sama orang di halte bus. Ya sudah.

band3

Demikian buka box Xiaomi MiBand. Nantikan reviewnya di tulisan mendatang.