blog, java, news, pemrograman, Reviews, Technology

Netbeans 6.9 Beta Version Released

Netbeans 6.9 Beta Version ReleasedSetelah dirilisnya Netbeans 6.8 pada bulan Desember tahun 2009 lalu, kemarin pada 22 April 2010, tim pengembang Netbeans akhirnya merilis Netbeans 6.9 versi beta. Semakin jelas pula bahwa Netbeans adalah kombinasi dari IDE open source dan platform aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagai hal. Mulai dari membuat website, enterprise, desktop, dan mobile dengan aplikasi berbasis Java seperti halnya membuat aplikasi berbasis JavaFX, PHP, JavaScript dan Ajax, Ruby dan Ruby on Rails, Groovy dan Grails, dan juga C/C++.

Dalam rilis 6.9 versi beta ini, Netbeans memperkenalkan JavaFX Composer, sebuah tool visual untuk membuat aplikasi JavaFX berbasis GUI seperti halnya Swing GUI pada Java SE. Tambahan pada versi ini adalah OSGi interoperability untuk aplikasi dengan platform Netbeans. Teknologi ini mendukung JavaFX SDK 1.3, framework untuk Zend PHP dan Ruby on Rails 3.0. Seperti biasanya, Netbeans masih tersedia dalam English, Brazillian, Portuguese, Japanese, Simplified Chinese dan beberapa bahasa yang digunakan oleh komunitas pengembang.

Selain kedua hal di atas, rasanya Netbeans 6.9 beta ini tidak terlalu memiliki banyak tambahan kecuali seperti biasa yaitu berupa tambahan tracking code, hints dan spell checker. Rencananya, Netbeans versi 6.9 rilis akan dikeluarkan pada Juni 2010 nanti. Nah, bagi anda yang tertarik dengan versi beta ini, anda dapat mencobanya di http://download.netbeans.org/netbeans/6.9/beta/.

Lebih lengkapnya, silakan berkunjung ke sini, sini dan di sini. The Power Of Share – sm/41023/nb.

Belajar, java, pemrograman, Technology, Tips, Untuk Kita

Introduction to Java Environment (Mengenal Java – Lanjutan)

Introduction to Java Environment (Mengenal Java – Lanjutan)Di tulisan sebelumnya, Java Introduction, saya telah menjelaskan apakah itu Java dan bagaimana Java berproses dari kode program menjadi sebuah aplikasi. Nah, di tulisan kedua ini saya akan menjelaskan mengenai bagaimana membuat sebuah kode program dan menjalankannya. Di tulisan pertama, di bagian akhir saya mengatakan, sebaiknya anda men-download JDK di sini. Kalau anda belum download, silakan saja ke TKP dan download dari sana. It’s free. Totally free! *of course it is :D

Dalam permulaan belajar Java ini, saya akan mengenalkan membuat program dengan editor yang sederhana alias standar. Mengapa? Ini akan membuat kita terbiasa coding dengan text editor dan tidak manja dengan editor Graphical User Interface (GUI). Programmer tidak boleh manja! :lol:

Oke, yang dibutuhkan dalam pembelajaran berbasis blog ini hanya tiga hal. Yaitu:

  1. Niat belajar – kalau nggak tahu nyarinya dimana, silakan gunakan jurus Google-fu. :lol:
  2. JDK alias Java Development Kit yang bisa didownload di sini. Pastikan yang anda download adalah JDK, bukan JRE.
  3. Teks editor, Notepad atau Notepad++ atau apapun.

Setelah ketiganya didapat. Saatnya melakukan aksi. Oya, saya menggunakan Notepad bawaan Windows, karena komputer yang saya gunakan berbasis Windows. Maklum, belum punya laptop. Lihat detailnya di sini. :D

Silakan tulis kode program berikut di teks editor:

public class BukanHelloWorld {
   //Ini adalah program Java pertama
   //Saya tidak menggunakan Hello World!

   public static void main(String[] args) {
      System.out.println("Hei, ini bukan Hello World!");
   }
}

Java Environment Introduction (Java Lanjutan)

Setelah selesai menuliskannya, simpan dengan nama file yang sama dengan nama setelah tulisan public class. Mengapa? Untuk memudahkan pada saat kompilasi dengan Java Compiler. Saya akan membahas bagian-bagian dari kode program di atas di tulisan mendatang. Termasuk penamaan file.

Pada saat menyimpan, letakkan di sebuah folder yang mudah untuk dicari sehingga memudahkan kompilasi dan eksekusi. Simpan dengan ekstensi .java. Dalam contoh saya beri nama BukanHelloWorld.java. Agar tersimpan dengan ekstensi tersebut, pastikan ‘Save as type’ terpilih ‘All Files’ (untuk Notepad). Yang perlu diperhatikan lagi adalah baris kode program dalam Java bersifat case sensitive, yaitu huruf kapital harus kapital dan begitu juga sebaliknya.

Java Environment Introduction (Java Lanjutan)

Langkah selanjutnya, buka Command Prompt (Linux bisa menggunakan terminal) dan arahkan posisi folder ke dalam folder tempat file BukanHelloWorld.java disimpan. Dalam tulisan saya yang sebelumnya, saya telah menjelaskan bagaimana melakukan setting Java path. Jika belum dilakukan, pastikan bahwa langkah tersebut sukses.

Java Environment Introduction (Java Lanjutan)

Setelah anda tiba di folder penyimpanan, file masih berupa kode program. Sebagaimana dalam tulisan pertama, file tersebut harus dilakukan kompilasi agar dapat dibaca oleh Java Virtual Machine. Nah, langkah agar dapat dibaca oleh JVM adalah melakukan kompilasi dengan perintah:

javac <namafile.java>

sehingga yang diketikkan adalah:

javac BukanHelloWorld.java

Jika baris kode program tidak ada kesalahan, maka tidak akan dimunculkan apapun di Command Prompt. Namun jika ditemukan kesalahan pada baris kode program, maka anda akan diberitahu kesalahan yang dibaca oleh kompiler.

Setelah melakukan kompilasi, saatnya melakukan eksekusi. Sebelum melakukan eksekusi, ada baiknya anda melihat isi folder. Pastikan ada file BukanHelloWorld.class di sana. Nah, untuk melakukan eksekusi gunakan perintah:

java <namakelas.class> --> java BukanHelloWorld.class

Perhatikan bahwa yang dieksekusi dengan perintah java adalah file .class, bukan file .java.

Java Environment Introduction (Java Lanjutan)

Maka hasil dari eksekusi file tersebut adalah seperti gambar di atas. Sampai di sini, anda telah berhasil membuat program Java untuk permulaan. Penjelasan mengenai baris-baris tersebut akan saya bahas di tulisan mendatang.

Nah, bagaimana jika terjadi error? Jika error yang ditunjukkan semacam ini:

F:\Java>javac BukanHelloWorld.java
  BukanHelloWorld.java:6: <identifier> expected
  public statict void main(String[] args) {
              ^
  BukanHelloWorld.java:12: ';' expected
  }
  ^

maka yang harus dilakukan adalah membetulkan error tersebut. Silakan cermati dan temukan kesalahannya yang ditandai dengan (^). Yakinkan apakah tulisan di kode program sama dengan contoh di atas.

Jika ada error yang lain, silakan post di comment baris kode program dan ijinkan saya menelaah. Terima kasih, semoga bermanfaat dan mari terus belajar. The Power of Share – sm/41019/jv.

Belajar, java, linux, pemrograman, Technology, Tips

Setting Path Java Pada Windows dan Linux

Setting Path Java Pada Windows dan LinuxAda banyak editor Java yang bisa digunakan untuk coding. Mulai dari editor teks semacam Notepad, GEdit, Vi, dan Notepad++ hingga JCreator, Netbeans, dan Eclipse. Editor besar dan lengkap seperti Netbeans dan Eclipse biasanya telah menyertakan Java Development Kit (JDK) dalam paketnya sehingga saat dilakukan instalasi, akan secara otomatis mendeteksi path Java di komputer. Namun, teks editor (Vi dan Notepad++ misalnya) tidak memiliki kemampuan untuk mendeteksi path Java. Padahal, untuk belajar mengenai Java, setidaknya harus tahu dasarnya Java yang didalamnya termasuk menggunakan teks editor saat proses coding.

So, bagaimana caranya melakukan setting path Java di komputer agar saat melakukan kompilasi dan eksekusi kode program lebih mudah? Dalam tulisan kali ini, akan saya menguraikan bagaimana setting path Java di Windows dan Linux.

Sebelum memulai segala sesuatunya, pastikan Java telah terinstall di komputer. Cek di folder Java dalam C:Program FilesJava untuk Windows dan /usr/local/ untuk Unix. Keduanya adalah folder default. Jika saat instalasi ditempatkan pada folder yang lain, maka cari dalam folder tersebut.

Catatan: Dalam tulisan-tulisan selanjutnya, ketika saya sebut path Java maka yang saya maksudkan adalah termasuk <jdk_version>bin.

Setting Path Java di Windows

Dalam tulisan ini saya menggunakan Microsoft Windows XP, dan berikut langkah-langkahnya:

  • Buka System Properties dengan melakukan klik kanan pada My Computer. Atau bisa menggunakan shortcut [Windows] + [Pause/Break]. Kemudian klik tab Advanced sehingga tampilan kurang lebih seperti ini.
  • System Properties - Windows XP

  • Selanjutnya, klik tombol Environment Variables. Selanjutnya scroll ke bawah pada System Variables hingga variable Path ditemukan.
  • Environment Variables - Windows XP

  • Klik variable Path dan klik Edit untuk melakukan perubahan.
  • Pada bagian Variable value, tambahkan di paling depan path Java yang ada di komputer dan menambahkan titik-koma [;] di belakangnya. Dalam tulisan ini path Java terdapat dalam C:Program FilesJavajdk1.6.0_19bin sehingga saya menambahkan C:Program FilesJavajdk1.6.0_19bin;.
  • Edit Variable Value - Java Path

  • Klik OK untuk menyimpan.
  • Jika sudah selesai, harus dilakukan check supaya dapat diketahui setting sudah benar atau tidak. Untuk melakukan checking, jalankan menu Run [Windows+R] dan ketikkan cmd.
  • Jika sudah keluar Command Prompt, ketikkan java –version. Jika pengaturan telah benar, maka akan muncul kurang lebih seperti gambar di bawah yang menyebutkan versi JDK dan juga JRE.
  • Java Version Check

    Catatan: perhatikan bahwa yang diketikkan untuk check adalah java –version. Spasi sebelum dash dan tanpa spasi setelah dash.

  • Jika sudah benar, saat anda akan menjalankan file Java atau melakukan kompilasi dengan Command Prompt, cukup arahkan ke dalam folder file tersebut dan untuk melakukan kompilasi serta menjalankan dapat menggunakan perintah:
  • javac <namafile.java>
    java <namafile.class>

Setting Path Java di Linux

Dalam tulisan ini saya menggunakan standar Linux. Ini lebih mudah daripada setting path pada Windows. :lol:

  • Login dengan akun pribadi anda kemudian buka file ~/.bash_profile atau file ~/.bashrc dengan teks editor
  • $ vi ~/.bash_profile
  • Pada bari terakhir file tersebut, tambahkan sebuah baris tempat instalasi JDK.
  • export PATH=<folder instalasi JDK atau path>:$PATH

    Contoh:

    export PATH=/usr/local/jdk1.6.0_19/bin:$PATH
  • Simpan file tersebut dan tutup file. Log off komputer dan log in kembali dengan user yang sama.
  • Lihat perubahan dengan mengetikkan perintah berikut:
  • $ echo $PATH
  • Juga bisa dilakukan test dengan perintah java –version pada terminal.

Saya rasa cukup sekian tulisan kali ini. Semoga bermanfaat. The Power of Share – sm/4910/it.